search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pemprov Sulsel Luncurkan Gerakan Cari Mantu Bersih Narkoba

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 05 Juni 2022 16:00
KERJA SAMA. Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulsel, dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulsel di Condotel Hotel Makassar, Kamis (2/6/2022). foto: istimewa
KERJA SAMA. Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulsel, dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulsel di Condotel Hotel Makassar, Kamis (2/6/2022). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel di bawah kendali Andi Sudirman Sulaiman sebagai Gubernur Sulsel terus tancap gas dalam upaya pencegahan peredaran narkoba di Sulsel. Salah satu upaya pemerintah provinsi adalah dengan meluncurkan progran Sulsel Bersih Narkoba, Gerakan Cari Mantu Bersih Narkoba. Gerakan ini berakronim Sulsel Bersinar Gencarkan.

Program ini di bawah teknis kendali Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel dan merupkan program prioritas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Program ini juga tentu sangat mendukung program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran dan Gelap Narkotika (P4GN).

Peluncuran program prioritas Pemprov Sulsel di sektor kesehatan ini, ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulsel, dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulsel di Condotel Hotel Makassar, Kamis (2/6/2022).

Penandatanganan kerja sama ini, dilaksanakan di hadapan para Kepala Dinas Kesehatan se-Kabupaten/Kota dan Kanwil Kemenag se-Sulsel.

Hadir dalam penandatanganan kerja sama ini, Kepala Bagian Umum BNN Sulsel Sudaryanto mewakili BNN Sulsel dan ditandatangani Kakanwil Kementerian Agama Sulsel Khaeroni dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel Bachtiar Baso.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Bachtiar Baso, mengatakan, program ini secara teknis menyaring calon pasangan kedua mempelai agar bebas narkoba.

“Sederhana saja, jika ada anak muda akan menikah, maka calon mantu khususnya calon mempelai laki laki wajib mendapatkan keterangan bebas narkoba setelah di-screening BNN, Dinas Kesehatan. Kemenag di sini tentu setelah semua lengkap baru bisa menikahkan kedua mempelai,” beber Bachtiar Baso di Makassar, Sabtu (4/6/2022).

Dengan program ini, lanjut Bachtiar Baso, Pemprov Sulsel memiliki taji untuk menekan dan memutus mata rantai narkoba di Sulsel.

“Intinya begini adakan anak anak muda itu yang memakai narkoba, tentu kita edukasi bahwa ingat kalau sudah menikah tinggalkan itu benda haram. Tidak ada gunanya bagi masa depan dirinya sendiri dan keluarganya kelak,” jelasnya.

Bachtiar Baso mengatakan, secara umum program ini tentu, meliputi edukasi perlunya rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika, pembinaan layanan kesehatan dasar dalam rangka aksesbilitas rehabilitasi penyalahguna narkoba, pengawasan fasilitas farmasi dalam rangka penyelamatan pecandu dan atau korban penyalahgunaan narkotika, koordinasi institusi penyelenggara rehabilitasi, dan institusi penerima wajib lapor.

Adapun tujuan dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara BNN Provinsi Sulsel dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulsel adalah terjalinnya kerja sama dan sinergitas para pihak dalam pelaksanaan tes urine bagi calon pengantin dalam rangka mendukung program P4GN dan program pencanangan Sulsel Bersinar (Bersih Narkoba) dan Gencarkan Bersinar (Gerakan Cari Mantu Bersih Narkoba). (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top