search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Anjal dan Gepeng Masih Marak di Makassar, Wawali Turun Tangan Bentuk Tim Khusus

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 14 Juni 2022 22:40
PIMPIN RAKOR. Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi (kanan), memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Anjal di Balai Kota Makassar, Selasa (14/6/2022). Tutut hadir Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Aulia Arsyad (tengah). foto: istimewa
PIMPIN RAKOR. Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi (kanan), memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Anjal di Balai Kota Makassar, Selasa (14/6/2022). Tutut hadir Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Aulia Arsyad (tengah). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Fenomena Anak Jalanan (Anjal) serta Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) sudah menjadi masalah krusial di kota-kota besar. Salah satunya, Kota Makassar dengan masih maraknya anjal dan gepeng yang berkeliaran setiap hari.

Hal ini perlu penanganan serius. Oleh karena itu, Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, membentuk tim khusus yang melibatkan tujuh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), yakni Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Perpustakaan, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kebudayaan untuk membicarakan solusi terbaik.

Fatma mengatakan, kadang rasa iba muncul ketika melihat anjal ataupun warga yang meminta-minta di jalan sambil menggendong anaknya.

Oleh karena itu, solusi untuk tahap awal Fatma meminta Kepala Dinas Sosial Makassar untuk memasang public sign atau papan bicara di setiap perempatan jalan.

“Tapi jangan monoton, desain yang bagus dan menarik untuk dibaca. Semua sudah punya tupoksi sendiri dari hulu ke hilir. Dinas Perpustakaan nanti tugasnya saat pembinaan,” ucap Fatma usai melakukan Rapat Koordinasi Penanganan Anjal di Balai Kota Makassar, Selasa (14/6/2022).

Tak hanya itu, petugas Dinas Sosial dan Satpol PP bekerja sama untuk saling memantau pengendara dan anjal.

“Jadi Jumat ini kami sudah jalan. Tugasnya Satpol atau BKO (Bawah Kendali Operasi) Kecamatan nantinya akan memantau pengendara yang memberi uang kepada anjal. Nah, petugas Satpol PP ditugaskan untuk mencegah dengan cara mengedukasi dan memperlihatkan perda yang akan diprin di selembaran. Anjalnya sendiri nantinya akan diserahkan langsung kepada Dinas Sosial untuk dibina bersama DPPPA,” paparnya.

Fatma juga meminta Dinas Perhubungan lewat program ‘Halo-halo’-nya untuk memperingati warga setiap saat lewat speaker yang terpasang di setiap lampu lalu lintas.

Fatma berharap dengan tim yang dibentuknya bisa mengurangi aktivitas anjal di jalanan. Dan para anjal bisa menikmati pendidikan seperti yang lainnya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Aulia Arsyad, mengatakan, timnya sudah tiap hari turun lapangan untuk mengamankan anjal. Alhasil, semenjak Mei 2022 sudah ratusan anjal yang dibina.

“Tim kami tiap hari turun. Kami bina kerjasama DPPPA. Dan sekarang Insya Allah, makin maksimal karena melibatkan SKPD yang lain. Nantinya, kami juga akan selalu mengedukasi masyarakat agar memberi di tempat yang jelas seperti panti asuhan,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top