
PLUZ.ID, MAKASSAR – Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD 2025-2029 dan Musrenbang RKPD 2026 Provinsi Sulsel yang digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, turut dihadiri Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bappenas RI Pungkas Bahjuri Ali, unsur Forkopimda, serta para kepala daerah se-Sulsel.
Andi Sudirman menegaskan, selama lebih dari satu tahun terakhir, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel konsisten mengarahkan kebijakan pembangunan melalui skema Multiyears Project (MYP) senilai Rp2,7 triliun pada sektor infrastruktur jalan, pembangunan irigasi, dan dua rumah sakit regional.
“Selain pembangunan infrastruktur, intervensi sosial juga terus diperkuat. Program-program seperti penanganan stunting, layanan kesehatan bergerak, hingga subsidi transportasi menjadi fokus utama dalam upaya mengurangi disparitas antarwilayah. Di sektor ekonomi, pemerintah mendorong penguatan pertanian dan perikanan melalui program berbasis produktivitas dan hilirisasi, ” katanya.
Sementara, digitalisasi pendidikan, pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), penguatan desa mandiri, serta perlindungan sosial juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menambahkan, 2027 akan menjadi fase akselerasi, dimana seluruh program yang telah dirancang tidak hanya berjalan, tetapi juga harus memberikan dampak nyata dan terukur bagi masyarakat.
“Musrenbang RKPD 2027 bukan sekadar forum perencanaan, tetapi menjadi ruang untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Sementara, Bupati Bantaeng Uji Nurdin menilai, Musrenbang RPJMD 2025–2029 dan Musrenbang RKPD 2026 Provinsi Sulsel sangat penting dalam memastikan keselarasan program pembangunan daerah dengan kebijakan provinsi dan nasional.
“Kita harus memastikan keselarasan program dan komitmen demi mewujudkan Sulawesi Selatan yang maju dan berkarakter, terkhusus di daerah kita masing-masing,” pungkasnya. (***)