search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Jelang Iduladha, Disdag Sulsel Pantau Harga di Pasar Pa’baeng-baeng

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 07 Juli 2022 15:00
PANTAU PASAR. Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo, bersama KKPU Kota Makassar melakukan pemantauan harga dan stok kebutuhan bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1443 H di Pasar Pa'baeng Baeng, Kota Makassar, Kamis (7/7/2022). foto: istimewa
PANTAU PASAR. Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo, bersama KKPU Kota Makassar melakukan pemantauan harga dan stok kebutuhan bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1443 H di Pasar Pa'baeng Baeng, Kota Makassar, Kamis (7/7/2022). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Sulsel bersama dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kota Makasar melakukan pemantauan harga dan stok kebutuhan bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1443 H, Kamis (7/7/2022). Pemantauan tersebut dilakukan kepada para pedagang yang menggelar lapak dagangannya di Pasar Pa’baeng Baeng, Kota Makassar.

Beberapa kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga, termasuk cabai, telur serta bawang. Cabai rawit merah dijual di kisaran Rp78 ribu per Kilogram (Kg). Sedangkan ayam potong di kisaran Rp30 ribu. Sementara untuk daging berada di harga sekitaran Rp110-120 ribu per Kg.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo, mengatakan, tujuan kunjungan ini untuk memantau harga bahan kebutuhan pokok dan stok kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Iduladha.

“Kenaikan harga tentang cabai ini, sudah berlangsung kurang lebih sekitar seminggu. Hal itu disebabkan karena produksi cabai di sini tidak hanya dikonsumsin di Sulawesi Selatan saja. Tetapi juga disuplai ke provinsi lain, seperti Kalimantan, Papua, Maluku, dan beberapa provinsi lainnya,” jelas Ashari

Berbeda dengan cabai merah dan bawang, harga daging di pasaran masih stagnan berkisar antara Rp110 ribu sampai Rp120 ribu, karena masyarakat berharap mendapatkan daging di Hari Raya Kurban

Kenaikan kebutuhan harga barang pokok menjalang hari raya memang tidak bisa dipungkiri, karena konsumsi akan kebutuhan pokok tersebut juga meningkat.

“Yang terpenting bahwa kami dengan KPPU ini, berharap tidak ada kekosongan barang. Semua terpenuhi stok kita yang ada di Sulawesi Selatan ini,” jelas Ashari. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top