search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Makassar Kota Pertama di Sulsel Bentuk BRIDA

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 09 September 2022 18:00
SILATURAHMI. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto didampingi Kepala Balitbangda Kota Makassar Andi Bukti Djufrie menerima kunjungan kerja Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) di kediaman pribadinya, Jl Amirullah, Kota Makassar, Jumat (9/9/2022). foto: istimewa
SILATURAHMI. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto didampingi Kepala Balitbangda Kota Makassar Andi Bukti Djufrie menerima kunjungan kerja Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) di kediaman pribadinya, Jl Amirullah, Kota Makassar, Jumat (9/9/2022). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menerima kunjungan kerja Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) di kediaman pribadinya, Jl Amirullah, Kota Makassar, Jumat (9/9/2022).

Rombongan BRIN dipimpin langsung Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Riset Inovasi Daerah BRIN, Wihatmoko Waskitoaji.

Pertemuan ini, membahas peralihan status Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kota Makassar menjadi Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA).

Di hadapan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, Wihatmoko memberikan apresiasi, sebab Makassar merupakan kota pertama yang membentuk BRIDA.

“Jadi kita bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri sudah menyiapkan infrastruktur untuk BRIDA supaya bisa bergerak cepat dan fleksibel,” ungkap Wihatmoko.

Salah satunya, yakni penerbitan Peraturan Menteri Dalam Negeri terkait dengan nomenklatur BRIDA. Mulai dari susunan organisasi, tugas dan fungsi, serta anggaran.

“Ada pula, kodefikasi anggaran baru mengenai BRIDA. Itu semua tadi kita sampaikan ke Pak Wali Kota,” ujarnya.

Wihatmoko menjelaskan, BRIDA memiliki fungsi yang jauh lebih luas dibandingkan dengan Balitbangda. Pasalnya, semua kebijakan yang diambil pemerintah berbasis riset atau bukti ilmiah.

“Itulah yang juga selama ini dilakukan Pak Wali,” tuturnya.

Sementara, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menilai, fungsi riset dalam membentuk kebijakan pemerintah memang penting.

Hal itu pula yang selama ini dilakukan meski masih bersifat pribadi. Sehingga, menurutnya, Makassar mesti bermetamorfosis menjadi BRIDA.

“Kalau kita mau mengembangkan keunggulan di kota ini, betul-betul melalui riset, dan ini menjadi mimpi saya sebelumnya,” ucap Danny.

Peralihan status menjadi BRIDA ini, kata Danny, juga sekaligus mematahkan pandangan jika Balitbangda sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pembuangan.

“Padahal, inilah lembaga yang paling atau otaknya pengetahuan dan kebijakan di kota ini,” ungkapnya.

Dia juga berharap, melalui BRIDA, inovasi yang telah dilahirkan kepala daerah bisa dilindungi dan tetap menjadi inovasi pemerintah daerah.

“Inovasi kepala daerah itu kan harusnya setelah saya selesai menjabat menjadi inovasi daerah sehingga berkelanjutan,” ujarnya.

“BRIDA ini akan kita seriusi, karena sudah menjadi kebutuhan yang mendesak,” tambahnya.

Pada kesempatan ini, Danny didampingi Kepala Balitbangda Kota Makassar Andi Bukti Djufrie, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Helmy Budiman, dan Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Indarwati. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top