PLUZ.ID, BULUKUMBA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab).Bulukumba mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap flyer turnamen domino bertajuk Domino Beramal Cup 1 Kabupaten Bulukumba dengan hadiah yang diklaim mencapai Rp500 juta yang saat ini beredar luas di media sosial dan aplikasi percakapan.
Kepala Bidang Humas Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad, menegaskan, Pemkab Bulukumba tidak pernah memberikan izin maupun mengetahui penyelenggaraan kegiatan sebagaimana tercantum dalam flyer tersebut.
“Setelah kami telusuri, panitia yang mengatasnamakan kegiatan itu tidak pernah mengajukan surat permohonan penggunaan Lapangan Pemuda kepada pemerintah daerah. Padahal setiap kegiatan yang menggunakan fasilitas milik pemerintah seperti lapangan Pemuda wajib memperoleh rekomendasi atau izin resmi,” ujar Andi Ayatullah.

Selain itu, pihaknya juga menyayangkan penggunaan foto Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wakil Bupati Bulukumba yang dicantumkan dalam flyer tanpa sepengetahuan maupun koordinasi dengan Pemkab Bulukumba.
“Foto Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba dipasang secara sepihak seolah-olah kegiatan tersebut mendapat dukungan atau restu dari pemerintah. Padahal tidak pernah ada komunikasi ataupun permintaan izin penggunaan foto pimpinan daerah,” jelasnya.
Andi Ayatullah mengungkapkan, pihaknya telah berupaya menghubungi nomor kontak yang tercantum dalam flyer untuk meminta klarifikasi. Namun, hingga saat ini tidak ada respons maupun penjelasan dari pihak yang mengaku sebagai panitia.
“Berdasarkan fakta-fakta tersebut, kami menduga kuat ini merupakan modus penipuan dengan iming-iming hadiah yang sangat besar untuk menarik minat masyarakat mendaftar,” katanya.
Menurutnya, indikasi yang paling mencolok adalah adanya pungutan biaya pendaftaran sebesar Rp250 ribu per pasangan, sementara legalitas penyelenggara maupun kepastian pelaksanaan kegiatan tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami mengimbau masyarakat Bulukumba maupun masyarakat dari daerah lain agar mengabaikan flyer tersebut dan tidak melakukan pendaftaran ataupun mentransfer uang kepada pihak yang mengatasnamakan panitia. Jangan mudah tergiur dengan janji hadiah Rp500 juta yang tidak memiliki dasar dan kejelasan,” tegasnya.
Pemkab Bulukumba juga mengingatkan masyarakat agar selalu memverifikasi setiap informasi mengenai kegiatan yang mengatasnamakan pemerintah daerah melalui kanal resmi pemerintah atau instansi terkait sebelum melakukan pembayaran atau pendaftaran.
“Pemerintah Kabupaten Bulukumba menilai kegiatan yang dipromosikan melalui flyer tersebut tidak memiliki kejelasan dan patut diduga sebagai kegiatan abal-abal yang berpotensi merugikan masyarakat. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan serupa,” tutup Andi Ayatullah. (***)