search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Rakor Bareng Perumda, Ini Target Wawali Makassar

doelbeckz - Pluz.id Selasa, 13 September 2022 09:00
RAKOR. Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Beni Iskandar memaparkan laporan saat Rapat Koordinasi (Rakor) Perumda yang dipimpin Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi di Balai Kota Makassar, Senin (12/9/2022). foto: istimewa
RAKOR. Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Beni Iskandar memaparkan laporan saat Rapat Koordinasi (Rakor) Perumda yang dipimpin Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi di Balai Kota Makassar, Senin (12/9/2022). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, mengingatkan kembali direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kota Makassar agar mampu mengimbangi ritme program yang sudah ada sebelumnya.

Selain itu, perlu penyesuaian dengan desain Makassar Incorporated yang telah dirancang Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita sudah ada rancangan Makassar Incorporated dari direksi sebelumnya jadi tetap disesuaikan untuk akselerasi peningkatan PAD kita,” ujar Fatmawati Rusdi saat Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Perumda di Balai Kota Makassar, Senin (12/9/2022).

Meski begitu, Wawali Makassar menginginkan penjelasan dari jajaran direksi Perumda mengenai progres apa yang telah dilaksanakan sejak pelantikan.

“Saya mau dengar progres by data direksi-direksi Perumda yang baru, apa-apa saja yang sudah dikerjakan dan apa saja kendala yang dihadapi di lapangan,” pinta Fatmawati Rusdi.

Satu per satu direksi Perumda yang hadir dalam rakor ini pun memaparkan progresnya di bulan-bulan awal menjabat. Diantaranya, Perumda Air Minum, Perumda Terminal Makassar Metro, Perumda Rumah Potong Hewan, Perumda Parkir Makassar Raya, dan Perumda Pasar Makassar Raya.

Direksi Perumda juga diminta untuk menjelaskan prospek program yang telah dirancang Perumda. Fatmawati Rusdi ingin agar apa yang dilaksanakan tersistematis dan terukur.

“Di 100 hari pertama saya pikir sudah ada progres yang berjalan terus prospek ke depannya seperti apa secara sistematis dan punya indikatornya sendiri. Dan tentunya harus sesuai peraturan yang berlaku,” tutupnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top