PLUZ.ID, BULUKUMBA – Memasuki musim hujan, BMKG telah menyampaikan informasi terkait Peringatan Dini Cuaca di Wilayah Provinsi Sulsel diprediksi terjadi intensitas hujan lebat di beberapa wilayah termasuk di Kabupaten Bulukumba sejak 12 Februari lalu.
Meski intensitas hujan di Bulukumba tidak terlalu tinggi seperti di Makassar yang menyebabkan banjir, namun Tim Kendali Banjir Bulukumba tetap melakukan pemantauan.
Bahkan, Ketua Tim Kendali Banjir, Andi Zulkifli Indrajaya, langsung mengkoordinasikan agar anggota tim turun ke lokasi drainase yang rawan tersumbat.
“Persiapkan pasukan masing-masing, Insya Allah Rabu malam kita mulai turun lapangan untuk mengantisipasi cuaca ekstrim,” tulis Andi Zulkifli di grup Tim Pengendali Banjir yang ditujukan para komandan kesatuan yang tergabung dalam tim Kendali Banjir
Pada Rabu (15/2/2023) malam, Tim Kendali Banjir Kabupaten Bulukumba kembali melaksanakan kegiatan membersihkan beberapa titik drainase yang ada dalam wilayah kota Kabupaten Bulukumba.
Tim Kendali Banjir menyisir wilayah di seputaran Jl Lanto Dg Pasewang dan sekitar RSUD H Andi Sultan Daeng Radja.
Tim Kendali Banjir yang terdiri dari Pasukan Kanal PUPR, Tagana, BPBD, Satpol PP dan Damkar menemukan penyumbatan di beberapa saluran drainase yang disebabkan banyaknya tumpukan sampah.
Andi Zulkifli yang turun langsung memantau di lokasi kerja bersama Camat Ujung Bulu, Lurah Loka, dan Lurah Ela-ela berharap, akan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di saluran drainase agar saluran airnya tetap lancar.
“Mari sama sama menjaga kebersihan lingkungan. Sudah banyak contoh di daerah lain yang terjadi banjir akibat kelalaian membuang sampah bukan pada tempatnya. Jangan sampai daerah kita juga kebanjiran. Mohon kesadaranta semua,” pinta Andi Zulkifli yang juga Kepala Dinas PUTR.
Untuk diketahui ada sekitar 50 orang personil yang turun langsung ke lapangan membersihkan saluran drainase sampai dengan pukul 23.00 WITA. (***)