PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, akan mengerahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)-nya untuk melakukan pengerukan jalur sungai di Kampung Baru, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala.
Pengerukan ini didasari, karena tertutupnya jalur air sungai yang berada di Kampung Baru tersebut.
Danny Pomanto mengatakan, sebenarnya ini wewenang Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, namun pihaknya akan turun membantu demi meringankan beban masyarakat Kota Makassar.
“Jadi sejak kemarin banjir di kota, tapi di daerah pesisir sungai justru aman. Air yang dari hulu itu baru tiba di pesisir sungai. Kita mulai reda di daerah kota, di sini air baru tiba. Dan yang kena memang itu daerah pesisir sungai, seperti Sungai Tallo, Biring Je’ne, dan Bone Lengga di Puri Patte’ne,” ucapnya.
“Pemerintah kota tidak akan membiarkan warganya berjuang sendiri. Jadi solusinya ini membutuhkan pengerukan sungai. Saya akan berkoordinasi dengan BBWS Pompengan Jeneberang untuk turunkan alat berat yang kita punya. Meski ini kewenangan balai, tapi tidak apa-apa kita bersinergi, saling bantu,” tambahnya.
Danny menjelaskan, persoalan banjir merupakan persoalan teknis dan harus ditangani dengan cara teknis pula.
Pihaknya akan segera bertindak. Tak hanya pengerukan, Danny juga berencana akan membuat jalur tembusan air sungai. Namun, kendalanya harus melakukan pembebasan lahan terlebih dahulu.
“Kita akan ajak diskusi warga dulu, dari pada di sini banjir terus. Kita akan anggarkan dan bicara dengan semua pihak terkait, karena panjang yang akan dikerjakan itu 169 meter,” sebutnya. (***)