search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Inacraft 2023, Tenun Kajang dan Pinisi Bulukumba Terpajang di Stan Utama Sulsel

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 02 Maret 2023 13:00
INACRAFT. Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dan istri Andi Herfida Attas tampak hadir mendampingi Menteri Sandiaga Uno saat kunjungan di stan Bulukumba pada pagelaran Inacraft di Jakarta Convention Center, Rabu (1/3/2023). foto: istimewa
INACRAFT. Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dan istri Andi Herfida Attas tampak hadir mendampingi Menteri Sandiaga Uno saat kunjungan di stan Bulukumba pada pagelaran Inacraft di Jakarta Convention Center, Rabu (1/3/2023). foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – Pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara bertajuk Inacraft kembali dilaksanakan di Jakarta Convention Center, 1-5 Maret 2023.

Pada Inacraft ke-23 ini, Provinsi Sulsel menjadi ikon atau tema pameran. Saat pembukaan yang dibuka Menteri Pariwasata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, diawali dengan tarian A’bulo Sibatang di atas panggung megah yang berbentuk mirip rumah adat khas Sulsel.

Pembukaan pameran kerajinan tangan terbesar se-Asia Tenggara, Inacraft 2023, berlangsung meriah di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (1/3/2023).

Selain Sandiaga Uno, pameran bertajuk ‘The 23 Jakarta International Handicraft Trade Fair’ ini, dihadiri Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki, dan Gubernur Provinsi Sulsel Andi Sudirman beberapa kepala daerah se-Sulsel termasuk Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf.

“Alhamdulillah, kembali hari ini Inacraft hadir di tengah masyarakat Indonesia dan dunia,” ungkap Muchsin Ridjan, Ketua Umum Asosiasi Exportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) dalam sambutannya.

Pameran masih mengangkat persoalan serupa tahun-tahun sebelumnya, yaitu ‘From Smart Village to Global Market’. Inacraf ke-23 berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Ikon pameran menampilkan produk-produk kerajinan unggulan dan kreatif sekaligus mengangkat kekayaan tradisi, seni, dan budaya Sulawesi Selatan dengan tagline ‘The Authentic South Sulawesi’.

Ada sekitar 1.200 stan produk yang ditampilkan selama pameran.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan, Pemprov Sulsel kini sedang gencar mewujudkan misi untuk mengembalikan kejayaan Sulsel.

“Kami mencoba untuk bagaimana mengembalikan kejayaan- kejayaan yang pernah ada di Sulawesi Selatan, Termasuk diantaranya dalam tema yang kami usung, salah satunya kejayaan sutra,” ungkap Andi Sudirman.

Untuk mewujudkan misi itu, Pemprov Sulsel mencoba untuk memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan meningkatkan standarisasi produk.

Sementara, Menteri Pariwasata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, melanjutkan pesan dari Presiden Joko Widodo yang berhalangan hadir.

“Pertama-tama, selamat untuk terselenggaranya pameran Inacraft 2023, dan terima kasih kepada Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili Bapak Gubernur dan beberapa bupati,” ujarnya.

Sandiaga Uno menyebut, pameran ini dapat menjadi ajang yang tepat untuk berinteraksi, bertukar informasi, dan mempererat hubungan antardaerah maupun antarnegara.

Puncak acara berakhir di agenda peresmian pembukaan pameran Inacraft yang ditandai dengan pemukulan gendang bersama yang dilanjutkan dengan kunjungan ke stan pameran Provinsi Sulsel.

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dan istri Andi Herfida Attas tampak hadir mendampingi Menteri Sandiaga Uno saat kunjungan di stan Bulukumba.

Stan Sulsel (Paviliun Pemprov Sulsel) menjadi stan utama Inacraft yang berada di depan pintu masuk. Sementara, stan Bulukumba berada paling depan bersama stan Kabupaten Wajo.

Tampak perahu Pinisi yang menjadi logo Inacraft 2023 berada di tengah-tengah stand Sulsel. Di bagian paling depan, pengunjung langsung melihat proses penenunan kain khas Kajang yang didatangkan langsung dari kawasan adat Ammatoa Kajang Kabupaten Bulukumba.

Selain sarung Kajang, Bulukumba juga memamerkan kain Bira, miniatur Pinisi, dan berbagai produk Atap Konjo yang berbahan daun lontar.

Untuk diketahui kapal kebanggaan masyarakat Sulsel, Pinisi menjadi ikon yang disodorkan Pemprov Sulsel di Inacraft. Dengan pertimbangan bahwa kapal Pinisi sudah mendunia, dan mampu menambah daya promosi Inacraft tidak hanya di Indonesia, tetapi ke seluruh dunia.

“Kapal Pinisi yang berasal dari Sulawesi Selatan merupakan identitas dari bangsa Indonesia dan sejak 7 Desember 2017 ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh Unesco kategori Warisan Budaya Tak Benda,” tutur Ahmadi Akil.

Begitu pula dari segi konstruksi pameran mulai dari pintu gerbang, panggung utama, dan pavilion dikonsep dengan bangunan khas Sulsel. Mewakili ciri khas rumah adat dari empat etnis yang ada di Sulsel. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top