search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pemkot Makassar Tingkatkan Kinerja ASN Lewat Capacity Building Temasek Foundation SCE

doelbeckz - Pluz.id Senin, 06 Maret 2023 18:00
CAPACITY BUILDING. ASN Pemkot Makassar mengikuti program capacity building Temasek Foundation Singapore Cooperation Enterprise (SCE) di Hotel Aston Makassar, 6-10 Maret 2023. foto: istimewa
CAPACITY BUILDING. ASN Pemkot Makassar mengikuti program capacity building Temasek Foundation Singapore Cooperation Enterprise (SCE) di Hotel Aston Makassar, 6-10 Maret 2023. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Program Capacity Building Temasek Foundation Singapore Cooperation Enterprise (SCE) yang diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memasuki tahap workshop keempat.

Mengangkat tema ‘Makassar Sustainable Smart City Programme’, workshop keempat ini, berlangsung di Hotel Aston Makassar, 6-10 Maret 2023.

Berbeda dengan workshop pertama dan kedua, kali ini peserta Temasek Foundation menerima langsung pengarahan dari petinggi SCE.

Sedangkan pada workshop ketiga, peserta Temasek Foundation berangkat langsung ke Singapura untuk melihat perkembangan pembangunan di sana.

“Tadi juga sudah dilakukan analisa terhadap konsep yang dikembangkan setiap kelompok dan langsung diberikan komentar oleh ahli dari Temasek SCE,” kata Zulfitra Dianta, Kepala Bagian Kerja Sama Pemkot Makassar, Senin (6/3/2023).

Kegiatan ini merupakan program capacity building kerja sama Temasek Foundation SCE dengan Pemkot Makassar. Sehingga diharapkan program seperti ini akan terus berlanjut.

“Workshop keempat nanti akan berakhir Jumat dan akan dilakukan cascading antara teman-teman yang mengikuti workshop kepada 60 peserta baru,” lanjutnya.

Selain itu, Zulfitra Dianta melanjutkan, pihak Temasek Foundation akan melakukan evaluasi dan monitoring terhadap pelaksanaan project yang dipresentasikan di depan mereka dalam kurun waktu tiga, enam, sampai 12 bulan ke depan.

“Kami meminta teman-teman untuk membuat usulan project yang memang konkrit dan dilaksanakan dalam timeline itu, karena nanti akan dimonitoring pihak Temasek,” tutur Zulfitra Dianta.

Sementara, Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora, Muhammad Dasysyara Dahyar atau yang akrab disapa Dee, salah satu peserta Temasek Foundation menilai, program ini sebagai next level capacity building.

Sebab dari sisi konten mampu mengubah persepsi atau bahkan mengimprove visi bagaimana sebuah smart city itu dibangun.

“Jadi apa yang diberikan bukan hanya teori, tapi apa yang sudah diaplikasikan di Singapura,” ujarnya.

Dikelola dengan sistem city estate, Singapura adalah sebuah negara yang tentunya ini merupakan kiblat dari pembangunan smart city untuk Asia yang bisa dicontoh dan diaplikasikan di Kota Makassar.

“Selama ini kita hanya melihat smart city hanya pada output dan hanya pada outcome, tetapi sebenarnya ada hal yang sangat mendasar sebelum smart city itu direncanakan maupun dieksekusi,” ungkapnya.

Tidak hanya sekedar mendapatkan materi, peserta Temasek Foundation selanjutnya akan sharing ilmu dengan ASN Pemkot Makassar.

“Selain menguji apa yang sudah kami dapatkan, tapi kita berkesempatan untuk mengaplikasikan ilmu-ilmu yang sudah kita dapat di sini,” tutupnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top