search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Beni Iskandar Cek Debit Air Baku di Bendung Leko Pancing

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 18 Maret 2023 16:00
PENGECEKAN. Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar (kanan), turun langsung melakukan pengecekan suplai air baku di Bendung Leko Pancing, Kabupaten Maros, Sabtu (18/3/2023). foto: istimewa
PENGECEKAN. Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar (kanan), turun langsung melakukan pengecekan suplai air baku di Bendung Leko Pancing, Kabupaten Maros, Sabtu (18/3/2023). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Suplai air dari Perumda Air Minum Kota Makassar melalui Instalasi II Panaikang mengalami penurunan diakibatkan menurunnya pasokan air baku dari aliran sungai yang bersumber dari Bendung Leko Pancing, Kabupaten Maros, Sabtu (18/3/2023).

Hal ini berdampak kepada terjadinya gangguan pelayanan air bersih di cakupan wilayah pelayanan I dan II serta sebagian wilayah pelayanan III dan IV.

Dari wilayah pelayanan tersebut yang mengalami gangguan meliputi kawasan Timur (Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya), kawasan Utara (Kecamatan Tallo, Ujung Tanah, Wajo, dan Bontoala), serta sebagian Kecamatan Panakkukang dan Kecamatan Makassar.

Data yang diterima dari bagian produksi, produksi air dari IPA II hanya sebesar 900L/S dari normal 1500L/S.

Menanggapi hal tersebut, tim Perumda Air Minum Kota Makassar yang dipimpin Direktur Utama, Beni Iskandar, langsung turun mengecek kondisi air baku di Bendung Leko Pancing yang diindikasikan menurun, sehingga berdampak dengan turunnya tingkat produksi tersebut. Namun, hasil pengecekan, tidak ditemukan tanda berkurangnya air baku.

“Kami telah mengecek ke Bendung Leko Pancing, namun kondisi air baku di sana baik-baik saja dan masih normal. Jadi ini bukan faktor air baku yang berkurang,” ujarnya.

“Selanjutnya, kami akan melakukan inspeksi ke jalur-jalur saluran kami, ada indikasi penyumbatan saluran atau kebocoran saluran entah disebabkan kerusakan atau bisa saja ada oknum yang sengaja merusak,” tambahnya.

Beni Iskandar mengatakan, sebagaimana sebelum-sebelumnya, terkadang ada oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan pengrusakan saluran untuk kepentingan pribadi.

“Ini saya bicara pengalaman, namun sering juga ada oknum-oknum sengaja merusak untuk kemudian dijadikan tambahan air bagi persawahan. Saluran kami sepanjang 20 Km (Kilometer) lebih yang terletak di daerah tak berpenduduk. Ini yang akan segera kami cek kembali,” jelasnya.

Selain hal tersebut juga ditemukan beberapa saluran yang mengalami pendangkalan dan hal tersebut akan dilaporkan juga ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang.

“Kebutulan kalau bagian pengerukan, itu kewenangan Balai (Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang), kami akan koordinasi ke Balai untuk hal tersebut sekaligus pengaturan pintu air,” bebernya.

Menanggapi terkait keluhan pelanggan, Beni Iskandar menyampaikan permohonan maaf dan akan segera menemukan solusi.

“Kami meminta maaf kepada para pelanggan, segera kami selesaikan persoalannya dan mengembalikan produksi air yang normal seperti sebelumnya,” tutup Beni Iskandar. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top