PLUZ.ID, BULUKUMBA – Desa Lembanna, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba yang saat ini fokus dengan nama Desa Wisata Andalan berhasil masuk dalam 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.
Keberhasilan Desa Wisata Andalan ini, kembali menorehkan sejarah untuk kedua kalinya bagi Kabupaten Bulukumba meloloskan Desa Wisatanya ke level tertinggi ADWI setelah Desa Ara pada 2021 lalu.
Bersaing dengan 4.000 desa di seluruh Indonesia dengan berbagai kategori, Desa Wisata Andalan sukses melewati tahapan 500 besar, kemudian lolos 300 besar, dan akhirnya Desa Wisata Andalan akhirnya mampu tembus 75 besar nasional dalam seleksi menuju puncak.
Keberhasilan ini, disambut gembira seluruh masyarakat Desa Lembanna.
“Alhamdulillah, kami bersyukur dan bangga, ini adalah kesuksesan masyarakat untuk mengantarkan Desa Wisata Andalan ke jenjang tertinggi dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia. Kami berterima kasih kepada Pak Bupati yang terus memberikan dukungan bagi Desa Lembanna untuk menjadi destinasi wisata,” ujar Asfar, Kepala Desa Lembanna.
Masyarakat Lembanna sangat bergembira dan kini bersiap untuk menyambut visitasi yang akan dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.
“Kami saat ini berkumpul untuk berdiskusi bersama Kelompok Sadar Wisata dan beberapa tokoh masyarakat mempersiapkan langkah-langkah selanjutnya,” kata Abd Gaffar, salah satu penggiat wisata Desa Lembanna.
Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulukumba, Muhammad Daud Kahal, mengapresiasi kesuksesan Desa Lembanna.
Menurutnya, ini membuktikan Desa Wisata Andalan mampu berbicara di level tertinggi ADWI 2023.
“Tentu tugas ke depan adalah melaksanakan target 3S, Size yakni jumlah kunjungan wisatawan harus diupayakan terus meningkat, Sustain Desa Wisata harus berkelanjutan, dan Spread yakni besaran belanja wisatawan di Desa Wisata,” jelasnya.
“Kami selanjutnya akan berkoordinasi dan menunggu arahan pimpinan dalam hal ini Bapak Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba mempersiapkan dukungan dan pendampingan pemerintah daerah untuk Desa Lembanna,” tambah mantan Kepala Diskominfo, dan mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Bulukumba ini. (***)