search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pelindo Regional 4 Catat Jumlah Bongkar Muat Barang Capai 168,24 Persen

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 08 Juni 2023 22:18
ARUS BARANG. Arus barang di Pelabuhan Makassar. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat jumlah bongkar muat barang di seluruh pelabuhan kelolaan di wilayah Timur Indonesia mencapai sebesar 168,24 persen pada kuartal I tahun ini. foto: istimewa
ARUS BARANG. Arus barang di Pelabuhan Makassar. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat jumlah bongkar muat barang di seluruh pelabuhan kelolaan di wilayah Timur Indonesia mencapai sebesar 168,24 persen pada kuartal I tahun ini. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat jumlah bongkar muat barang di seluruh pelabuhan kelolaan di wilayah Timur Indonesia mencapai sebesar 168,24 persen pada kuartal I tahun ini, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sampai dengan April 2023, jumlah barang yang turun dan naik dari atas kapal pada pelabuhan-pelabuhan di Regional 4 sebanyak 14.904.734 ton/m3.

Tentunya kelancaran distribusi barang di seluruh pelabuhan yang terdapat di 11 provinsi di Kawasan Timur Indonesia (KTI) ini memantik pencapaian yang cukup siginifikan tersebut.

Namun, tak hanya bongkar muat barang, sampai dengan April 2023 atau pada kuartal I tahun ini Pelindo Regional 4 juga mencatat arus penumpang juga mengalami capaian yang cukup tinggi dibandingkan dengan kuartal I 2022 lalu.

Dimana jumlah penumpang naik dan turun di pelabuhan kelolaan Pelindo di Regional 4 tercatat sebanyak 1.936.723 orang atau mencapai sebesar 129,79 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Regional Head 4 Pelindo, Enriany Muis, mengatakan, peningkatan kinerja tersebut tentu juga didukung percepatan port stay dan cargo stay yang semakin menunjukkan perubahan signifikan di seluruh pelabuhan kelolaan utamanya di Regional 4.

“Pasca merger, Pelindo khususnya Regional 4 memang fokus pada implementasi change management yang bertujuan pada standar nasional dengan berdasarkan pada planning dan controlling serta kerja sama dengan subholding,” terang Enriany.

Hal itu berdampak pada kinerja pelabuhan.

Enriany mencontohkan, saat ini di Pelabuhan Ambon, port stay yang tadinya tiga hari, kini telah berkurang menjadi hanya 1 ½ hari. Kemudian juga di Pelabuhan Makassar, sebelumnya port stay-nya dua hari, saat ini menjadi hanya satu hari dan di Pelabuhan Tolitoli dari tiga hari menjadi dua hari.

Standarisasi Pelayanan

Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M Palesang, menambahkan, untuk mendukung pencapaian kinerja yang optimal, kami juga telah melakukan standarisasi pelayanan dan digitalisasi.

Digitalisasi membuat pelayanan yang dilakukan di semua pelabuhan berjalan dengan semakin cepat dan lebih efisien. Adapun implementasi digitalisasi yang dilakukan yaitu penerapan aplikasi untuk pelayanan kapal, yaitu Pinisi, yang digunakan secara seragam di seluruh pelabuhan di Indonesia. Dimana implementasinya akan dilaksanakan secara bertahap.

Enriany menambahkan, melalui semua upaya yang sudah dilakukan perseroan, diharapkan imbas terbesar adalah terhadap perekonomian daerah maupun nasional yang tentunya akan berdampak pula pada kehidupan sosial masyarakat. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top