
PLUZ.ID, MAKASSAR – Salah satu program nasional Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulsel yang dijalankan di Kota Makassar adalah pembangunan Metropolitan Sanitation Management Investment Project (MSMIP) atau IPAL Losari.
Dimana IPAL Losari merupakan instalasi pengolahan air limbah domestik yang mencakup lima kecamatan di Kota Makassar, yaitu Kecamatan Mariso, Mamajang, Tamalate, Mamajang, dan Kecamatan Ujung Pandang.
Proyek pembangunan IPAL tersebut telah selesai Desember 2023 lalu dan Kamis (18/1/2024) secara simbolis, Dirjen Cipta Karya yang diwakili Direktur Sanitasi menyerahkan pengelolaan sementara IPAL Losari ke Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulsel, Kusworo Darpito, dalam laporannya menyampaikan, semua tahapan pembangunan telah diselesaikan dan siap untuk diserahkan ke Pemkot Makassar.
“Pengelolaan siap untuk diserahkan dan peresmian tinggal tunggu arahan dari pusat,” ucapnya.
Sementara, Direktur Sanitasi Direktorat Jenderal Cipta Karya, Tanozisochi Lase, mengatakan, sesuai janjinya beberapa waktu lalu ke Wali Kota Makassar, IPAL Losari siap untuk diserahkan ke Pemkot Makassar.
“Ke depan kita harus memastikan bahwa infrastruktur yang telah terbangun dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kota Makassar,” katanya.
Tanozisochi mengajak semua pihak untuk dapat memastikan seluruh unit IPAL Losari sebesar 16.000 m3 per hari dapat termanfaatkan, sehingga tujuan awal yang diinginkan, yakni meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, menjaga kualitas air tanah dan air baku, serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat dapat tercapai.
“Sambungan air limbah ini, baru di Indonesia, kita harapkan peran dari IUWASH Tangguh untuk menyadarkan masyarakat pentingnya pengelolaan air limbah,” jelasnya.
Hadir dalam acara tersebut, jajaran direksi beserta pejabat terkait Perumda Air Minum Kota Makassar (PDAM Makassar) yang bertindak sebagai calon pengelola IPAL Losari.
Melalui Direktur Pengelolaan Air Limbah Perumda Air Minum Kota Makassar, Ayman Adnan, menyampaikan, pihaknya telah siap mengelola IPAL Losari.
“Sebagaimana perintah Bapak Wali Kota, kami sudah siap mengelola IPAL Losari, kami sudah melakukan persiapan lebih dari satu tahun, tinggal menunggu arahan selanjutnya,” kata Ayman, Jumat (19/1/2023). (***)