search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pj Gubernur Sulsel Komitmen Tingkatkan Daya Tarik Wisata Rammang-rammang

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 28 Januari 2024 13:00
TANAM SUKUN. Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, kembali melakukan penanaman sukun di Rammang-rammang, tepatnya di Dermaga 2, Kabupaten Maros, Minggu (28/1/2024). foto: istimewa
TANAM SUKUN. Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, kembali melakukan penanaman sukun di Rammang-rammang, tepatnya di Dermaga 2, Kabupaten Maros, Minggu (28/1/2024). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAROS – Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan daya tarik wisata Rammang-rammang, Kabupaten Maros melalui perbaikan kondisi alam dan lingkungan di wilayah tersebut.

Bersama Pj Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Sofha Marwah Bahtiar, dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, Bahtiar kembali melakukan penanaman sukun di Rammang-rammang, tepatnya di Dermaga 2, Minggu (28/1/2024).

Diketahui, budidaya sukun yang dilakukan di kawasan wisata Rammang-rammang, Kabupaten Maros, tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, tapi akan semakin meningkatkan daya tarik wisata di daerah tersebut. Penanaman ini juga sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk melakukan penanaman 5.000 pohon sukun di kawasan ini.

“Selain pohon buah, akarnya akan melakukan proses pencernaan air proses pemulihan air, di mana sukun ini ditanam,” kata Iwan Dento, Tokoh Masyarakat setempat, yang juga penerima penghargaan Kalpataru.

Selain itu, kata Iwan, penanaman sukun juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan Rammang-rammang Maros, akan terjadi peningkatan permintaan terhadap berbagai produk dan jasa seperti penginapan, makanan dan minuman, serta kerajinan tangan lokal.

Hal ini akan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar untuk mendapatkan pendapatan tambahan melalui sektor pariwisata.

Sedangkan, Koordinator Desa Salenrang Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar, Taufik Hidayat Abdullah, menilai, program ini sangat baik. Selain menghijaukan lahan yang kosong, juga untuk bahan makanan olahan.

“Mungkin juga bisa dijadikan cemilan, dan program sukun ini patut untuk dikembangkan lagi di Sulsel,” ujarnya.

Buah sukun yang punya daging berwarna putih, teksturnya empuk, dan cita rasa sedikit manis dapat diolah mulai dari dikukus hingga digoreng. Bagian batang dan daun sukun dapat dibuat kerajinan seperti anyaman, ukiran dan miniatur, aksesoris, lukisan dari daun kering.

Diharapkan dengan adanya penanaman sukun di lokasi wisata ini, kawasan Rammang-rammang Maros dapat menjadi destinasi wisata unggulan yang menarik minat wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Penanaman sukun akan mendukung agrowisata daerah ini.

“Ini bagus karena pemandangan alamnya luar biasa dan tempat wisata seperti di dermaga ini,” katanya.

Pada kesempatan ini juga diserahkan bibit bunga matahari yang diharapkan juga akan menambah keindahan kawasan wisata ini. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top