search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Diinisiasi Pj Gubernur, Pemprov Sulsel dan ITDC Teken MoU KEK Bira-Taka Bonerate

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 15 Maret 2024 10:00
KERJA SAMA. Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dan Business Development Director ITDC Ema Widiastuti bertukar cendera mata di sela-sela penandatanganan MoU Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bira-Taka Bonerate di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis (14/3/2024). foto: istimewa
KERJA SAMA. Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dan Business Development Director ITDC Ema Widiastuti bertukar cendera mata di sela-sela penandatanganan MoU Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bira-Taka Bonerate di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis (14/3/2024). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dan Business Development Director Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ema Widiastuti melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bira-Taka Bonerate di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis (14/3/2024).

KEK Bira-Taka Bonerate ini, diinisiasi Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin.

Ikut juga bertandatangan, Bupati Kepulauan Selayar Muh Basli Ali dan Wakil Bupati Bulukumba.

Hadir menyaksikan penandatanganan MoU tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sulsel, Ketua Badan Promosi Pariwisata Sulsel, Ketua Dewan Seni Sulsel, dan seluruh hadirin lainnya.

Business Development Director ITDC, Ema Widiastuti, mengatakan, pariwisata merupakan aset yang dimiliki negara Indonesia yang harus dikelola dengan baik agar bisa menjadi devisa baru bagi daerah dan negara.

“Ada satu hal lagi target menuju Indonesia maju, mengembangkan pariwisata supaya bisa menyumbang devisa negara,” ungkap Ema, usai penandatanganan MoU.

Ema menjelaskan, ITDC sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diberikan amanah untuk mengelola pariwisata di Indonesia. Seperti Bali, Lombok dan Labuan Bajo. Kemudian saat ini baru selesai MoU dengan KEK Bira-Taka Bonerate di Sulsel.

“Kami diberikan amanah mengelola pariwisata yang ada di Indonesia. Kami sudah mengembangkan Bali, Lombok, kemudian Labuan Bajo. Dan kami sangat menyambut KEK Bira dan Taka Bonerate ini. Apalagi, Indonesia adalah negara yang memiliki aset terbesar soal pariwisata se-ASEAN,” urainya.

Potensi wisata ini, menurut Ema, harus dikelola dengan baik agar bisa menjadi sumber devisa.

“Dulu saya melihat Pantai Losari Makassar, makanan di sana, benar-benar Indonesia sangat kaya. Begitu juga kawasan Selayar sangat cantik. Dan, kalau ini kelola dengan baik, yang lain tidak ada apa-apanya,” tutur Ema.

Sementara, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sulsel dan Badan Promosi Pariwisata Daerah Sulsel, dan tentunya Bupati Bulukumba dan Bupati Selayar yang sudah teken MoU ini.

“Tidak mudah untuk menggerakkan pariwisata ini. Karena itu, ada ITDC yang akan menarik para investor untuk masuk. Makanya kita harus berjuang bersama untuk pengembangan pariwisata di Provinsi Sulsel ini,” ungkapnya.

Menurutnya, gerakan dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sulsel dan Badan Promosi Pariwisata Daerah Provinsi Sulsel sangat cepat, sampai berhasil teken MoU ini.

“Ini luar biasa dan cepat sekali, semua yang diinisiasi langsung jadi. Sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Pariwisata kita. Terima kasih juga kepada Bapak Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah Provinsi Sulsel, ini sudah bagus kerja sama dengan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulsel,” jelasnya.

Untuk diketahui, acara tersebut dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Dewan Kesenian Provinsi Sulsel. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top