search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

AHY Serahkan Sertipikat Elektronik Senilai Rp3 Triliun kepada Danny Pomanto

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 28 April 2024 14:57
PENYERAHAN. Menteri WTR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara simbolis menyerahkan sertipikat elektronik kepada Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Minggu (28/4/2024). foto: istimewa
PENYERAHAN. Menteri WTR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara simbolis menyerahkan sertipikat elektronik kepada Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Minggu (28/4/2024). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan secara langsung sertipikat elektronik hak pengelolaan Karebosi dan enam bidang tanah lainnya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang diterima langsung Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

Nilai tujuh bidang tanah itu, diperkirakan mencapai Rp3 triliun. Angka tertinggi ada di bidang tanah Karebosi yang menyentuh harga Rp2,9 triliun.

Menteri AHY mengatakan, pihaknya akan selalu menegakkan keadilan agar jangan sampai ada masyarakat yang menjadi korban mafia tanah.

Ia mengarahkan tim di Sulsel harus selalu fokus pada tugas-tugas pokok di lapangan. Apalagi, secara langsung AHY menyaksikan penggunaan aplikasi My sertifikat yang merupakan sebuah aplikasi inovasi dari Sulsel.

“Mudah-mudahan ini melengkapi apa yang sudah dijalankan,” kata AHY pada sela-sela kunjungan kerjanya meresmikan Implementasi Layanan Elektronik dan Penyerahan Sertipikat Elektronik di Kantor ATR/BPN Makassar, Minggu (28/4/2024).

AHY mengatakan, selama ini Kementerian ATR/BPN sangat serius menghadirkan digitalisasi, sehingga semua bisa diurus secara online.

“Kita ingin dengan sertipikat elektronik maka masyarakat itu ya lebih aman karena bisa saja terbakar, banjir, hilang dan hal-hal yang memang tidak kita bayangkan,” ucapnya.

Makanya, dengan sertipikat elektronik ini, masyarakat punya kepastian hukum, hak atas tanah, terhindar dari kejahatan pertanahan sengketa maupun konflik-konflik.

Sementara, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengatakan, Pemkot Makassar dengan seluruh instansi vertikal bahu-membahu membantu masyarakat.

Terutama pada pelayanan digitalisasi sertipikat elektronik ini, luar biasa sekali.

“Dengan begitu security (keamanan) sertipikat itu lebih bisa dijamin,” kata Danny Pomanto usai mendampingi AHY.

Apalagi, Danny menilai, masalah tanah menyangkut harga diri, warisan yang dapat menimbulkan banyak titik rawan konflik.

“Jadi dengan sertipikat tanah ini, banyak memberi kepastian di masyarakat,” ucapnya.

Tujuh bidang sertipikat elektronik ini, diantaranya, sertipikat Hak Pengelolaan (HPL) Lapangan Karebosi seluas 107.500 meter persegi atau 10,5 hektare.

Sertipikat hak pakai TPA Tamangapa seluas 28.523 meter persegi, ini bagian dari pernyataan modal PSEL.

Lalu sertifikat hak pakai Pemkot Makassar di salah satu di Kelurahan Pa’baeng-baeng luasnya 1725 m², di Kecamatan Makassar luasnya 2440 m², di Kelurahan Pampam luasnya 541 m², Kelurahan Tidung seluas 3.072 m², dan Kelurahan Kassi-kassi 1946 meter persegi. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top