search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Nasaruddin Umar Rutin Pengajian di Pondok Pesantren

doelbeckz - Pluz.id Senin, 28 Oktober 2024 10:00
PENGAJIAN. Menteri Agama, Nasaruddin Umar (kanan atas), membawakan pengajian melalui Zoom meeting dengan dua pondok pesantren di Sulsel, Minggu (27/10/2024) subuh. foto: istimewa
PENGAJIAN. Menteri Agama, Nasaruddin Umar (kanan atas), membawakan pengajian melalui Zoom meeting dengan dua pondok pesantren di Sulsel, Minggu (27/10/2024) subuh. foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – Menteri Agama, Nasaruddin Umar, sebagai sosok ilmuwan selalu menyempatkan waktu lowong untuk berbagi ilmu agama Islam kepada generasi penerus.

Melalui pembelajaran agama atau yang dikenal dengan istilah pengajian, Nasaruddin Umar rutin membawakan pengajian kepada santri Pondok Pesantren (Pondok), baik secara langsung maupun virtual.

Seperti terlihat saat di tengah kesibukannya mengikuti Retret Kabinet Merah Putih di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Kamis-Minggu (24-27/10/2024), tokoh agama Islam asal Sulsel ini, membawakan pengajian melalui Zoom meeting dengan dua pondok pesantren di Sulsel, Minggu (27/10/2024) Subuh.

Yaitu, Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, Sulsel ini, dimana Nasaruddin Umar sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang dan Pesantren Pesantren Al Ikhlas Ujung Bone, pesantren yang dirintisnya.

Para ustaz, pengasuh, dan santri kedua pondok pesantren itu, sangat antusias mengikuti Pengajian Subuh ini.

Di sela-sela pengajian via Zoom meeting perdana usai dilantik sebagai Menteri Agama yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto, Senin (21/10/2024) lalu, Nasaruddin Umar mendapatkan ucapan selamat dan sukses dari pada ustaz, pengasuh, dan santri kedua pondok pesantren itu.

“Kami keluarga besar, Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, mengucapkan selamat kepada Anre Gurutta Prof Dr KH Nasaruddin Umar atas amanah dari Bapak Presiden Prabowo Subianto menjadi Menteri Agama. Ini sebuah pencapaian besar dari seorang santri Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang kini menjadi Menteri Agama,” ujar Bunyamin Yafid, Ketua Yayasan Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang.

“Kami, para pengelola, pengasuh, ustaz, dan santri mendoakan Anre Gurutta Prof Dr KH Nasaruddin Umar selalu dirahmati Allah SWT dalam menjalankan amanah negara ini,” tambah Bunyamin Yafid.

Pada kesempatan ini, Menag Nasaruddin Umar banyak memberikan motivasi kepada para santri untuk giat dalam mengikuti pelajaran di pondok pesantren.

Selain itu, Nasaruddin Umar juga secara rutin melakukan syiar Islam melalui Nasaruddin Umar Office (NUO).

Dimana NUO memiliki 17 program, diantaranya deradikalisasi, konter terorisme, penelitian, pesantren diaspora, dan interfaith dialogue.

Salah satunya adalah pengajian rutin secara virtual melalui akun YouTube yang diikuti peserta dalam dan luar negeri dari sejumlah negara.

Sebagaimana diketahui, pada saat yang bersamaan, Menag Nasaruddin Umar bersama jajaran Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto mengikuti Retret Kabinet Merah Putih di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah.

Menag Nasaruddin Umar mengapresiai inisiasi Presiden menggelar Retret Kabinet Merah Putih.

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta ini, mengatakan, retret yang berlangsung sejak Kamis, 24 Oktober 2024 ini, bermanfaaf untuk melatih kekompakan dan menyatukan visi kabinet.

“Kegiatan ini bagus ya, karena jadi sarana untuk melatih kekompakan dan menyatukan visi Kabinet Merah Putih,” tutur Menag Nasaruddin Umar, saat ditemui usai senam pagi, Sabtu (26/10/2024).

Dalam Retret Kabinet Merah Putih jajaran kabinet mengikuti senam pagi, latihan baris-berbaris, hingga pembekalan. Kegiatan ini bukan hanya menguji fisik, tetapi juga mempererat ikatan antar anggota kabinet, menyelaraskan visi, dan membentuk kekompakan sebagai satu tim.

Putra Sulsel ini, juga menilai, retret ini bentuk shock therapy yang penting, tidak hanya bagi anggota kabinet, tetapi juga untuk pejabat eselon di berbagai instansi.

“Latihan sekarang ini saya kira bukan hanya penting untuk para kabinet tetapi juga pejabat eselon 1, pejabat eselon 2 setiap instansi, itu saya kira sangat bagus untuk melakukan hal yang sama,” ucap Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, Sulsel ini,

Sementara, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, pun menekankan pentingnya kekompakan sebagai satu tim.

Ia mengibaratkan kerja kabinet seperti tim sepak bola, dimana setiap anggota memiliki peran berbeda, namun bekerja sebagai satu kesatuan.

“Analoginya sebagai sebuah tim sepak bola, ada yang di depan, ada yang di belakang, ada yang di samping, tapi semua men-support sebagai satu kesatuan,” ujar Prasetyo Hadi.

Kegiatan retreat di Akademi Militer Magelang ini, menegaskan pentingnya kebersamaan, disiplin, dan kesatuan visi di antara para menteri Kabinet Merah Putih.

Dengan semangat baru ini, mereka diharapkan mampu membawa pemerintahan menuju pencapaian yang lebih solid dan efektif. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top