search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Presiden Prabowo Gelontorkan Rp3 Triliun untuk PSEL di Sulsel, Menteri LH: Pak Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Meyakinkan Kami

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 04 April 2026 19:53
PROYEK PSEL. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) penyelenggaraan PSEL atau PLTSa yang dihadiri langsung Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (4/4/2026). foto: istimewa
PROYEK PSEL. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) penyelenggaraan PSEL atau PLTSa yang dihadiri langsung Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (4/4/2026). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, serta Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) senila Rp3 triliun yang akan dibangun di wilayah Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Penandatanganan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (4/4/2026) dan menjadi langkah strategis dalam mengatasi persoalan persampahan di kawasan regional Mamminasata. Kegiatan ini turut disaksikan langsung Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq.

Andi Sudirman mengatakan, penandatanganan ini, merupakan wujud komitmen bersama dalam mendukung program prioritas nasional yang diinisiasi Presiden RI, Prabowo Subianto, melalui Kementerian Lingkungan Hidup.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas Proyek Rp3 triliiun Pengelohan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Ini akan menjadi sejarah dan solusi sistem persampahan regional Makassar, Gowa dan Maros,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan PSEL yang direncanakan berlokasi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Tamangapa, Kota Makassar menjadi solusi konkret terhadap persoalan persampahan di wilayah Mamminasata.

“Penandatangan PKS antara Provinsi dan Kabupaten Kota sebagai komitmen untuk memastikan tercukupinya kebutuhan sampah yang akan diolah,” jelasnya.

“Tentu apresiasi kepada Kementerian Lingkungan Hidup yang terus mengupayakan dan meyakinkan seluruh stakeholder bahwa pembangunan PSEL ini adalah solusi bersama dalam mendukung program ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) dari Bapak Presiden,” tambahnya.

Andi Sudirman juga mengungkapkan, pemerintah pusat telah memastikan kesiapan pasokan sampah sebagai bahan baku PSEL, sehingga keberlanjutan operasional fasilitas tersebut dapat terjamin.

Sementara, Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan dukungan penuh terhadap pembangunan PSEL di Sulsel, yang dinilai sebagai langkah konkret dalam mengurangi beban TPA di tiga daerah tersebut.

“Di bawah koordinasi Bapak Gubernur Sulsel dan arahan Bapak Presiden, kami semua mendukung pembangunan PSEL. Kami berharap program ini dapat memotong persoalan persampahan di tiga kabupaten kota dan menjadi sistem pemrosesan akhir yang lebih baik,” ujarnya.

Hanif juga mengapresiasi peran aktif Gubernur Sulsel dalam mengoordinasikan pemerintah daerah serta meyakinkan pemerintah pusat untuk merealisasikan program tersebut.

“Ini murni inisiasi Bapak Presiden Prabowo, karena perhatian Beliau terhadap kebersihan. Pak Gubernur Sulsel meyakinkan kami, sehingga kita bisa hadirkan di Sulsel,” beber Menteri Hanif. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top