search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Tim Satu Data Diskominfopers Sulbar Hadiri Rakornas Askompsi di Balikpapan

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 08 November 2024 18:00
RAKORNAS ASKOMPSI. Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia (Askompsi) 2024 di Balikpapan, Kaltim, 6-8 November 2024. foto: istimewa
RAKORNAS ASKOMPSI. Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia (Askompsi) 2024 di Balikpapan, Kaltim, 6-8 November 2024. foto: istimewa

PLUZ.ID, BALIKPAPAN – Perwakilan Dinas Kominfo Persandian dan Statistik (Diskominfopers) Provinsi Sulbar ikut hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia (Askompsi) 2024 di Balikpapan, Kaltim, 6-8 November 2024.

Rakornas ini juga dirangkaikan dengan Seminar Nasional Sesi IV dengan tema Satu Data Summit dengan sub tema: Data Statistik dan Geospasial yang Terintegrasi Menuju Satu Data Indonesia.

Adapun, narasumbernya dari BPS pusat, kemudian ada juga dari Badan Geospasial Indonesia, unsur perguruan tinggi, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim.

Kabid Persandian dan Statistik Diskominfopers Sulbar, Abdul Azis, selaku Koordinator Tim Satu Data Sulbar mengatakan, pertemuan ini antara tim satu data statistik seluruh Indonesia.

“Sulbar sendiri sudah menerapkan itu satu data statistik. Dimana-mana sudah menjadi tugas dan tanggung jawab bahwa Kominfo menjadi wali datanya,” kata Azis, Kamis (7/11/2024).

Azis menjelaskan, dalam kegiatan ini terdapat beberapa catatan, salah satunya perlunya optimalisasi peningkatan kualitas data.

“Jadi kita sendiri di Sulbar data geospasial pembinanya Bappeda. Tapi beda-beda setiap daerah tergantung Pergub-nya atau Perbup-nya,” jelas Azis.

Kepala Diskominfopers Provinsi Sulbar, Mustari Mula, dihubungi secara terpisah mengemukakan, kegiatan Satu Data Summit yang digelar Dinas Kominfo Kaltim bekerja sama dengan Pengurus Askompsi adalah upaya untuk percepatan pengelolaan satu data Indonesia dengan mengintegrasikan data statistik dan data geospasial.

“Percepatan pengelolaan satu data Sulbar menuju satu data Indonesia telah dilakukan optimaliaasi dengan menggunakan aplikasi Satu Portal Data Sulbar atau disingkat Sapota,” bebernya.

Aplikasi ini dapat diberbagipakaikan kepada pengelola satu data kabupaten.

“Jadi baik dalam bentuk reflikasi yang belum memiliki aplikasi satu data maupun diintegrasikan dengan aplikasi yang telah dimiliki pengelola satu data kabupaten sebelumnya,” ungkap Mustari di sela-sela kesibukannya selaku Ketua Kafilah Sulbar pada MTN VII Korpri 2024 di Palangkaraya, Kalteng. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top