search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Pj Gubernur Sulbar Dorong Tiga Budidaya Pangan untuk Sejahterakan Warga Tabang

Silaturahmi Bersama Warga Perbatasan Mamasa-Toraja
doelbeckz - Pluz.id Senin, 10 Februari 2025 11:14
SILATURAHMI. Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin, silaturahmi dengan warga, tokoh masyarakat, dan pejabat pemerintah di Desa Tabang, Kecamatam Tabang, Kabupaten Mamasa, Sulbar, Minggu (9/2/2025). foto: istimewa
SILATURAHMI. Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin, silaturahmi dengan warga, tokoh masyarakat, dan pejabat pemerintah di Desa Tabang, Kecamatam Tabang, Kabupaten Mamasa, Sulbar, Minggu (9/2/2025). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAMASA – Warga Desa Tabang, Kecamatam Tabang, Kabupaten Mamasa, Sulbar menyambut antusias kedatangan Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin, di kampung yang berbatasan antara Sulbar-Sulsel, Minggu (9/2/2025).

Kedatangan Bahtiar di Tabang yang lokasinya terpencil di Sulbar ini, sudah dinantikan, sebab sejak bertugas di Sulbar pernah mengagendakan bertemu langsung dengan warga Tabang, daerah yang jarak waktu dari Mamuju ke Tabang mencapai lima jam perjalanan.

“Saya senang mendengar arahan Pak Gubernur. Luar biasa sekali. Mengunjungi kami dan memberikan solusi pertanian. Kami belum pernah mendapat arahan dan solusi seperti ini, baik dari penyuluh maupun pejabat,” ujar Tandebinanga, Warga Tabang yang serius menyimak penjelasan Bahtiar.

Sejumlah agenda dilakukan rombongan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar ke Tabang. Yakni Gerakan Pangan Murah (GPM), bagi gratis bibit nangka dan sukun, tanam pohon sukun serta silaturahmi.

Hampir sejam Bahtiar memaparkan pandangan-pandangannya sejak bertugas di Sulbar.

“Tugas pemimpin, yakni memadukan atas kelebihan yang Tuhan berikan kepada warga melalui alam. Seperti di Mamasa dan Tabang,” ujar Bahtiar, saat memulai pidatonya.

Dalam pandangannya, Bahtiar menaruh harapan besar kepada Mamasa khususnya Tabang untuk mengembangkan budidaya tanaman yang cocok dan menjadi kebiasaan warga Mamasa. Seperti kopi, dimana Mamasa menjadi salah satu penghasil kopi di Indonesia.

“Tetapi sepanjang perjalanan saya belum melihat hamparan kopi. Berarti masih kurang warga yang menanam kopi, padahal alam kita mendukung untuk memproduksi kopi secara massal,” imbuhnya.

“Mau tak mau. Saya yakin kopi yang harus kita utamakan di Tabang. Alamnya masih nyambung dengan Toraja. Kita tak bisa hilangkan oleh kemauan alam yang menyatu antara Tabang dengan Toraja. Kopinya harus dipikirkan, pemprov sedang alokasikan bagi bibit kopi gratis kepada warga,” ungkapnya.

Selain tanaman kopi, Bahtiar juga mengajak warga Tabang agar menanam cabai rawit atau sejenis cabai katokkong di tetangga kampungnya, Tana Toraja.

“Tabang ini sangat cocok untuk kita tanami cabai. Upayakan ratusan hektare supaya daerah kita dikunjungi orang dan salah satunya membeli cabai dalam jumlah banyak. Harus ada sesuatu yang khas,” ucapnya.

Apalagi, sudah banyak warga Tabang yang memulai menanam cabai.

Potensi lain yang pantas untuk dilakukan warga Tabang adalah memanfaatkan air sungai yang mengalir di Tabang.

Bahtiar mengaku, melihat aliran sungai yang tiada henti bahkan sumber sumber air juga sangat banyak. Sehingga warga Tabang sebaiknya mulai membuat kolam-kolam ikan nila, bioflok, embung-embung, dan memanfaatkan irigasi.

“Saya ikutkan Kadis (Kepala Dinas) Perikanan dan Kelautan (DKP). Coba koordinasi dengan beliau, sebab pemprov punya program membagikan secara gratis bibit ikan nila kepada warga. Pak Camat. Harap koordinasi dengan Kadis DKP,” pinta Bahtiar.

Pada sambutan akhir, Bahtiar mengh
imbau kepada Pj Bupati Mamasa Muh Zain untuk melakukan revisi anggaran yang dibutuhkan warga Mamasa khususnya Tabang. Apalagi, dalam kunjungan ini, juga hadir Wakil Bupati Mamasa terpilih 2024 Sudirman, sehingga sudah klop antara programnya dengan Pemkab Mamasa.

Sambutan dan arahan Bahtiar ini, dibalas aplaus warga yang sejak pagi menanti kehadiranya beserta rombongannya, seperti para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulbar.

Sementara, Pj Bupati Mamasa, Muh Zain, menyatakan, kepada warga Tabang, apa yang telah dipaparkan Pj Gubernur Sulbar memang pantas untuk mendapat perhatian dari Pemkab Mamasa dan masyarakat Tabang.

“Sebagai tokoh nasional, beliau dinobatkan dari majalah Tempo sebagai Tokoh Penggerak Ketahanan Pangan. Kalau gagasan dan ide dilaksanakan Bupati dan Wabup Mamasa terpilih Insya Allah Mamasa akan jauh lebih maju,” ujarnya.

Senada dengan Muh.Zain, di tempat yang sama Wabup Mamasa terpilih 2024, Sudarmin, berjanji akan menerapkan konsep yang Pj Gubernur Sulbar utarakan kepada warga Mamasa.

“Pak Bahtiar adalah pemimpin yang mengubah mindset masyarakat Sulbar khususnya Mamasa. Yang dulu mimpi, kini beliau menemukan kenyataan apa yang harus dilakukan warga Sulbar,” ucap mantan anggota DPRD Sulbar ini.

Menurutnya, apa yang Bahtiar paparkan dan praktikkan selama ini di Sulbar akan dijadikan sebagai oleh-oleh masyarakat Taban, Mamasa, Sulbar.

“Mari kita respon dengan baik, karena akan mengubah kehidupan warga Tabang ke depan,” tutupnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top