search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Indonesia-Turki Jalin Kerja Sama Pendidikan Keagamaan, Moderasi Beragama hingga Haji

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 14 Februari 2025 20:47
MOU. Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Kepala Bidang Urusan Agama Republik Turki Ali Erbas menandatangani MoU di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/2/2025). foto: istimewa
MOU. Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Kepala Bidang Urusan Agama Republik Turki Ali Erbas menandatangani MoU di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/2/2025). foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – Indonesia dan Turki sepakat untuk menjalin kerja sama di bidang layanan dan pendidikan keagamaan.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan memorandum saling pengertian Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Kepala Bidang Urusan Agama Republik Turki Ali Erbas di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/2/2025).

Penandatanganan ini turut disaksikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan.

Kesepakatan bidang pelayanan dan pendidikan keagamaan ini merupakan salah satu dari 12 kerja sama yang disepakati kedua negara.

“Alhamdulillah, kemarin saya sudah menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) dengan negara Turki. Ini menjadi langkah baru untuk membangun layanan dan pendidikan keagamaan di dua negara,” ungkap Nasaruddin saat ditemui di Jakarta, Kamis (13/2/2025).

Nasaruddin mengatakan, ada beberapa hal yang akan dikerjasamakan oleh kedua negara. Seperti pertukaran informasi dan pengalaman terkait layanan dan pendidikan keagamaan.

“Kita akan kerja sama juga untuk melaksanakan konferensi-konferensi, pelatihan untuk khatib dan penceramah,” ungkapnya.

“Terutama kita juga akan berbagi informasi tentang Moderasi Beragama atau wasathiyah,” imbuh Imam Besar Masjid Istiqlal ini.

Kerja sama juga akan dilakukan dalam hal publikasi maupun studi keagamaan.

“Terakhir, kita juga akan berbagi pengalaman dalam pelayanan haji,” tuturnya.

“Kita berharap, kesepakatan ini dapat memberikan kemaslahatan bagi dua negara dan membawa manfaat bagi kehidupan beragamaan dunia global,” tambah Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, Sulsel ini. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top