search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

PKK, Dekranasda, dan Pokja Bunda PAUD Makassar Tanam Bunga di Anjungan Pantai Losari

Dukung Jumat Bersih Pemkot Makassar
doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 02 Agustus 2025 13:05
TANAM BUNGA. Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian lingkungan dengan menanam bunga bugenvil dan kompos biopori di sekitar ruang terbuka hijau Anjungan Pantai Losari Makassar, Jumat (1/8/2025). foto: istimewa
TANAM BUNGA. Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian lingkungan dengan menanam bunga bugenvil dan kompos biopori di sekitar ruang terbuka hijau Anjungan Pantai Losari Makassar, Jumat (1/8/2025). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian lingkungan dengan menanam bunga bugenvil dan kompos biopori di sekitar ruang terbuka hijau Anjungan Pantai Losari Makassar, Jumat (1/8/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungannya terhadap program ‘Jumat Bersih’ yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar sebagai gerakan bersama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Melinda hadir bersama jajaran pengurus TP PKK, Dekranasda, Pokja Bunda PAUD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, serta petugas kebersihan yang turut serta dalam kegiatan penanaman tersebut.

Diketahui, pada pekan lalu, sebanyak 30 lubang kompos biopori ditanam di area Taman Gajah Anjungan, masing-masing memiliki kedalaman antara 80 cm hingga 1 meter, sebagai bentuk pemanfaatan sampah organik yang ramah lingkungan.

Pada pekan ini, kembali menanaman 39 lubang kompos biopori serta penanaman 160 pohon bugenvil dilakukan di sekitar taman untuk menambah keindahan sekaligus memperkuat fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Anjungan Pantai Losari.

Melinda dalam keterangannya menyampaikan kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas dalam menjaga lingkungan di Kota Makssar.

“Melalui aksi ini, kami ingin menunjukkan pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari hal-hal sederhana dan dilakukan secara konsisten,” ujar Melinda di sela kegiatan.

Melinda menjelaskan, lubang biopori tidak hanya membantu mengurangi genangan air, tetapi juga mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos alami yang bermanfaat bagi tanaman.

“Sampah-sampah tersebut akan terurai secara alami di dalam tanah dan menghasilkan kompos yang dapat digunakan kembali untuk menyuburkan tanaman di sekitar taman,” ujarnya.

Sementara, Melinda juga menekankan pentingnya fungsi tanaman bugenvil dalam mempercantik kawasan publik sekaligus memperkuat fungsi ekologis ruang terbuka hijau.

“Dengan karakteristiknya yang mudah tumbuh dan berbunga lebat. Tanaman ini juga dapat membantu menurunkan suhu udara, mengurangi polusi, serta menciptakan suasana yang asri dan nyaman di kawasan publik,” jelasnya.

Melinda berkomitmen untuk terus melanjutkan aksi hijau ini bersama jajaran pengurusnya dan Dinas Lingkungan Hidup, tidak hanya di Anjungan Losari, tetapi juga di taman-taman kota lainnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga dan merawat ruang terbuka hijau yang telah dipercantik bersama agar tetap bersih, hijau, dan nyaman untuk dinikmati.

“Ini adalah kota kita bersama. Kalau kita jaga lingkungan bersama, kita pun akan menikmati manfaatnya dalam jangka panjang,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyambut baik keterlibatan PKK Makassar dalam gerakan pelestarian lingkungan.

“Ini adalah bagian dari upaya kita bersama untuk menghadirkan ruang kota yang lebih hijau, lebih sejuk, dan lebih sehat untuk warga Makassar,” ujarnya.

Helmy berkomitmen akan dilakukan perluasan area penghijauan secara bertahap, termasuk rencana penanaman palem merah di sekitar kawasan Anjungan Pantai Losari dan sepanjang jalur pedestrian Utama kota. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top