search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Wali Kota Serukan Jaga Makassarta’

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 31 Agustus 2025 23:13
PERTEMUAN. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (ketiga kanan), bersama jajaran Forkopimda saat Deklarasi Damai Forkopimda dan OKP di Warkop Sija, Jl Sawerigading, Kota Makassar, Minggu (31/8/2025) malam. foto: istimewa
PERTEMUAN. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (ketiga kanan), bersama jajaran Forkopimda saat Deklarasi Damai Forkopimda dan OKP di Warkop Sija, Jl Sawerigading, Kota Makassar, Minggu (31/8/2025) malam. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Tagar #JagaMakassarta’ kembali digaungkan. Seruan ini bukan sekadar slogan, tetapi ajakan tulus agar seluruh warga bersatu menjaga kota tercinta tetap aman dan damai.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Forkopimda menekankan, pentingnya kebersamaan dan rasa memiliki, agar Makassar tidak lagi ternodai aksi demonstrasi anarkis yang merugikan banyak pihak.

‘Jaga Makassarta’, jaga Makassarta’, jaga Makassarta’,” seru Wali Kota Munafri, saat Deklarasi Damai Forkopimda dan Organisasi Kepemudaan (OKP) di Warkop Sija, Jl Sawerigading, Kota Makassar, Minggu (31/8/2025) malam.

Istilah #JagaMakassarta’ lahir sebagai ajakan sederhana, namun penuh makna, menjaga kota yang kita cintai bersama. Makassar bukan sekadar tempat tinggal, tapi rumah besar bagi jutaan orang yang mencari nafkah, membesarkan keluarga, dan menaruh harapan masa depan.

Gerakan ini mengingatkan keamanan dan kedamaian kota bukan hanya tugas aparat atau pemerintah, tapi tanggung jawab semua warganya. Menjaga Makassar berarti menjaga saudara, tetangga, sahabat, dan anak cucu kita sendiri.

Melalui semangat kebersamaan, #JagaMakassarta’ mengajak setiap orang untuk menolak anarkisme, menghindari perpecahan, dan memilih jalan damai dalam menyuarakan aspirasi. Karena Makassar yang damai adalah Makassar yang memberi kehidupan, bukan kehilangan.

Appi, sapaan akrab Munafri Arifuddin, mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam gerakan #JagaMakassarta’ sebagai bentuk kepedulian menjaga keamanan dan kedamaian Kota Daeng.

Ia menegaskan, menjaga Makassar bukan hanya tugas pemerintah dan aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga.

Appi mengajak generasi muda hingga masyarakat umum memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan semangat damai.

“Mulai malam ini, teman-teman bisa melakukan selfie atau foto. Kemudian kita sama-sama bagikan di media sosial dengan narasi yang sejalan, dengan tagar #JagaMakassarta’. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dalam menyampaikan pendapat,” tuturnya.

Melalui langkah sederhana itu, Appi berharap, pesan damai dapat lebih luas menjangkau masyarakat.

Menurutnya, Makassar harus dijaga agar tetap aman dan tidak lagi ternodai oleh aksi-aksi anarkis yang merugikan banyak pihak.

Gerakan #JagaMakassarta’ juga disebut menjadi simbol kebersamaan warga dalam menolak segala bentuk kekerasan, vandalisme, maupun tindakan destruktif dalam aksi unjuk rasa.

“Tagar ini bukan hanya slogan, tapi wujud nyata cinta kita pada Makassar. Kita ingin kota ini tetap damai, aman, dan menjadi rumah yang membanggakan bagi semua warganya,” tegas Appi.

Turut hadir, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, Komandan Kodim (Dandim) 1408/Makassar Kolonel Inf Franki Susanto, Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Nauli Rahim Siregar, Ketua DPRD Makassar Supratman, serta perwakilan KNPI, Cipayung, ormas kekaryaan, organisasi kemahasiswaan, dan kelompok ormas keagamaan.

Orang nomor satu Kota Makassar ini, kembali menyerukan gerakan #JagaMakassarta’ sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan menjaga keamanan kota pascainsiden unjuk rasa ricuh 29 Agustus 2025 lalu.

Appi mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya para lurah, camat, hingga RT/RW, berperan aktif menjaga warganya, terutama generasi muda, agar tidak terlibat dalam aksi anarkis.

Ia juga mendorong pemasangan spanduk bertagar #JagaMakassarta’ di setiap sudut kota sebagai simbol kebersamaan.

“Mari kita munculkan rasa cinta kepada Makassar. Kita mau Makassar tetap aman, kita cinta Makassar, dan kita benci anarkisme. Vandalisme, penjarahan, pencurian, semuanya harus kita kunci bersama-sama. Kita lawan dengan kebersamaan,” tegasnya.

Wali jota menambahkan, gerakan ini tidak hanya dilakukan di lapangan, tetapi juga di dunia digital.

Ia mengajak warga berpartisipasi aktif menyebarkan semangat damai melalui media sosial dengan menggunakan tagar #JagaMakassarta’.

“Mulai malam ini, teman-teman bisa selfie atau berfoto, lalu bagikan di sosial media dengan narasi yang sama. Kita sepakati bersama, tagline kita adalah Jaga Makassar Ta. Mari kita jaga keamanan dan ketertiban dalam menyampaikan pendapat,” serunya.

Appi menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama TNI dan Polri akan selalu hadir menjaga keamanan Makassar. Namun, ia menekankan, keberhasilan menjaga kedamaian hanya bisa terwujud jika seluruh elemen masyarakat bersatu.

“Supaya semua orang melihat, bahwa kita semua ingin menjaga tanah tercinta kita, Makassar,” pungkasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top