PLUZ.ID, MAKASSAR – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging, dan Shipyard (MEPS) bersilaturahmi bersama rekan-rekan media di wilayah Makassar.
Silaturahmi sebagai bentuk memperkuat kemitraan dengan media ini, dilaksanakan dengan mengundang 44 rekan media di Kota Makassar, baik cetak, online, maupun eletronik.
SPJM sebagai perusahaan yang mengedepankan service excellence, memandang penting silturahmi dengan rekan media ini, sebagai salah satu media pembaruan informasi perusahaan yang dapat disampaikan media kepada masyarakat luas.

SILATURAHMI. PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging, dan Shipyard (MEPS) bersilaturahmi bersama rekan-rekan media di wilayah Makassar, Selasa (18/11/2025). foto: istimewa
“Kami harap kegiatan hari ini menjadi kesempatan kami memberikan informasi kepada masyarakat melalui update informasi kepada rekan-rekan media sekalian. Sekaligus sebagai momen silaturrahmi manajemen SPJM dan media Makassar. Termasuk pengenalan anak Perusahaan kami salah satunya PT Intan Sejahtera Utama atau PT ISMA,” ucap Tubagus Patrick Tribudi Utama Iskandar,
SVP Sekretaris Perusahaan SPJM.
Media gathering yang dilaksanakan Selasa (18/11/2025), merupakan salah satu komitmen SPJM sebagai perusahaan yang terbuka dan transparan.
Media Gathering ini, dihadiri langsung Direktur Operasi dan Teknik SPJM Edward D.P Napitupulu dan Direktur SDM dan Umum SPJM Rachmat Prayogi.
Hal ini tentu merupakan momen bagi manajemen SPJM dapat silaturahmi dan bercengkrama dengan para media, terutama update informasi mengenai publikasi perusahaan kepada masyarakat.
Hadir pula dalam acara ini, General Manager Cabang Makassar PT Pelindo Regional 4 dan Terminal Head Petikemas New Makassar serta anak perusahaan SPJM, PT ISMA yang baru bergabung sebagai anak perusahaan SPJM pada tahun lalu dan PT Pelindo Marine Services (PT PMS).
“Tentunya kegiatan hari ini akan dilaksanakan secara rutin. Kami terus menginginkan silaturahmi yang baik kepada para media, tidak hanya di Makassar, namun juga di seluruh wilayah operasional kami. Hubungan baik ini tentu saja tidak lepas dari keinginan perusahaan terus menyampaikan informasi dan edukasi mengenai perusahaan kepada masyarakat melalui media, sehingga masyarakat mendapat akses informasi yang akurat dan mudah diakses setiap saat baik terkait dengan kinerja maupun layanan yang kami berikan kepada masyarakat,” katanya.
Di sela-sela kegiatan, Patrick juga memaparkan sekilas mengenai kinerja SPJM, dimana hingga Oktober 2025 peningkatan kinerja diseluruh stream bisnis mengantar SPJM mencatatkan laba usaha melebihi RKAP perusahaan, yaitu 154,15 persen terhadap RKAP Oktober 2025.
Kinerja keuangan SPJM 2025 sampai dengan Oktober. Pendapatan usaha SPJM mencapai Rp6.769,64 miliar, dengan laba usaha sebesar Rp633,95 miliar.
Untuk kinerja operasioanl pada stream marine, pelayanan pemanduan, SPJM yaitu sebanyak 2.895.943.377 gerakan. Untuk pelayanan penundaan sebesar 4.393.813.147 GT-Jam.
Pencapaian ini sejalan dengan peningkatan dan pencapaian target trafik kapal di seluruh wilayah kerja SPJM Grup. Selanjutnya, juga terdapat kenaikan kegiatan Docking dengan total sebanyak 39 Unit, jumlah ini melebihi target RKAP dengan pencapaian sebesar 139 persen.
Pelayanan pengerukan dan pengelolaan alur juga mencatatkan trend kinerja yang positif. Untuk layanan pengerukan berhasil mencapai volume keruk sebesar 1.658.850 M3, naik 176,03 persen YoY, sedangkan pengelolaan alur mencapai 23.325.302 ton, dengan kenaikan YoY sebesar 3,89 persen.
Kinerja Stream Equipment atau peralatan juga menunjukkan kinerja positif. Tercatat availability alat mencapai 90,29 persen dengan Mean Time To Repair (MTTR) hanya 3,62 jam atau naik 23,28 persen secara YoY yang berarti waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk memperbaiki peralatan menjadi lebih cepat. Sedangkan Mean Time Between Failures (MTBF) mencapai 125,15 jam, naik 9,87 persen YoY.
Stream pelayanan port utility atau utilitas pelabuhan pun tentunya mengalami peningkatan. Distribusi BBM adalah sebesar 55.969 KL, naik 13,16 persen secara YoY, penyediaan air bersih sebesar 2.369.951 Ton/M3, naik 11,24 persen secara YoY. Waste management atau pengelolaan limbah mencapai 151.260 kg. Penyediaan listrik naik 3,03 persen secara YoY yaitu 176.462.671 KwH sejalan dengan peningkatan konsumsi Listrik di beberapa lokasi layanan.
Dan, secara signifikan distribusi gas naik 17,11.persen secara YoY dengan distribusi sebesar 13.196.384 MMBTU, dikarenakan peningkatan kebutuhan gas di lokasi pelayanan. (***)