PLUZ.ID, BULUKUMBA – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memberikan penghargaan kepada 12 sekolah di Kabupaten Bulukumba kategori Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional 2025.
Di 2025 ini, sebanyak 979 sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia menerima penghargaan Sekolah Adiwiyata, terdiri dari 258 sekolah kategori Adiwiyata Mandiri dan 721 sekolah kategori Adiwiyata Nasional.
Penghargaan Adiwiyata 2025 diserahkan langsung Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq di Gedung Sasono Utomo, TMII, Jakarta Timur, Kamis (11/12/2025).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bulukumba, Andi Buyung Saputra, menyatakan, dukungan dan fasilitasi program Adiwiyata adalah inisiatif nasional yang bertujuan menciptakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan.
Diksdikbud memainkan peran penting dalam penyelenggaraan dan sosialisasi, bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) untuk menyosialisasikan program Adiwiyata kepada seluruh warga sekolah SD dan SMP.
“Kami juga melakukan pembinaan dan pendampingan sekaligus mendukung sekolah dalam mempersiapkan diri untuk penilaian Adiwiyata,” ungkap Andi Buyung, Jumat (12/12/2025).
Ia menguraikan beberapa pembinaan dan pendampingan diantaranya kebijakan sekolah berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan (misalnya mengintegrasikan materi lingkungan ke dalam mata pelajaran).
“Berikutnya pengelolaan sarana prasarana ramah lingkungan (kebersihan, bank sampah, penghijauan). Pengakuan dan apresiasi dengan memberikan penghargaan kepada sekolah yang berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata, baik di tingkat kabupaten maupun memfasilitasi ke tingkat nasional,” jelasnya.
Andi Buyung lebih dalam menyebutkan adanya kolaborasi lintas sektor melalui kerja sama secara aktif dengan DLHK, komite sekolah, orang tua, dan masyarakat/lembaga non-pemerintah dalam mewujudkan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Pihak Disdikbud, telah menyusun kebijakan dan surat edaran di tingkat kabupaten yang mengikat semua sekolah SD dan SMP di bawah naungannya untuk melaksanakan program-program pelestarian lingkungan hidup.
Dari total enam penerima sekolah Adiwiyata Mandiri tahun 2025 di Provinsi Sulawesi Selatan, terdapat dua sekolah dari Kabupaten Bulukumba. Selebihnya satu sekolah di Kabupaten Bantaeng, dua sekolah di Kabupaten Bone, dan satu sekolah di Kota Makassar.
Selanjutnya, Adiwiyata Nasional 2025, ada 47 sekolah di Provinsi Sulsel, terdiri dari 13 sekolah di Kabupaten Bone, 10 sekolah di Kabupaten Bulukumba, 3 sekolah di Kabupaten Gowa, 12 sekolah di Kabupaten Luwu Timur, dan 9 sekolah di Kota Makassar.
Berikut sekolah penerima penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional tahun 2025 di Kabupaten Bulukumba:
Adiwiyata Mandiri
1. SDN 171 Loka
2. SDN 10 Ela-ela.
Adiwiyata Nasional
1. SDN 3 Kasimpureng
2. SDN 24 Salemba
3. SDN 37 Palambarae
4. SDN 293 Tanah Kongkong
5. SDN 6 Kasuara
6. SDN 181 Tanah Kongkong
7. SMPN 29 Bulukumba
8. MTSS Guppi Bontonyeleng
9. MIN 4 Bulukumba
10. MIS Padi. (***)