search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Wali Kota Makassar Lantik 6.032 Ketua RT/RW Serentak

Tekankan Integritas dan Bantu Perkuat Pelayanan Publik
doelbeckz - Pluz.id Senin, 29 Desember 2025 10:00
PELANTIKAN. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin didampingi Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham serta Ketua DPRD Kota Makassar Supratman melantik Ketua RT/RW periode 2025–2030 se-Kota Makassar di Lapangan Karebosi Makassar, Senin (29/12/2025). foto: istimewa
PELANTIKAN. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin didampingi Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham serta Ketua DPRD Kota Makassar Supratman melantik Ketua RT/RW periode 2025–2030 se-Kota Makassar di Lapangan Karebosi Makassar, Senin (29/12/2025). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Ketua Rukun Tetangga dan Ketua Rukun Warga (RT/RW) periode 2025–2030 se-Kota Makassar di Lapangan Karebosi Makassar, Senin (29/12/2025).

Sebanyak 6.032 Ketua RT dan Ketua RW resmi dilantik dalam suasana khidmat, tertib, dan sarat nuansa kekeluargaan.

Dari total tersebut, sebanyak 5.027 Ketua RT dan 1.005 Ketua RW mengemban amanah baru sebagai ujung tombak pelayanan publik di lingkungan masing-masing.

Pelantikan dilakukan langsung Wali Kota Munafri didampingi Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham serta Ketua DPRD Kota Makassar Supratman, dengan dihadiri jajaran perangkat daerah dan unsur pemerintahan kota.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang menanti.

Para Ketua RT dan RW kini memikul p
Pekerjaan Rumah (PR) yang tidak ringan, hadir di tengah masyarakat, mendengar, melayani, serta menjadi jembatan antara warga dan pemerintah.

Di tangan Ketua RT/RW, merekalah denyut kehidupan kota dijaga, dimulai dari lingkungan terkecil, demi Makassar yang lebih tertib, humanis, dan berkeadilan.

Mereka diharapkan siap bekerja di tingkat akar rumput, menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat serta penghubung langsung antara warga dan Pemerintah Kota Makassar.

Appi, sapaan akrab Munafri Arifuddin, menegaskan, Ketua RT dan RW merupakan pelayan masyarakat di tingkat paling dasar yang harus menjunjung tinggi integritas.

Menurutnya, Ketua RT/RW berperan sebagai wadah penerima aspirasi warga sekaligus menjadi penghubung untuk menindaklanjuti berbagai persoalan ke tingkat kelurahan dan kecamatan, agar proses pelayanan publik dapat berjalan dengan baik, cepat, dan tepat sasaran.

“Ketua RT dan RW adalah pelayan masyarakat. Mereka harus menjadi tempat warga menyampaikan aspirasi, keluhan, dan kebutuhan, lalu diteruskan kepada lurah dan camat,” jelas Appi dalam sambutannya.

Tujuan utamanya adalah memastikan pelayanan pemerintah berjalan dengan baik.

Ia juga menegaskan, jabatan Ketua RT dan RW sama sekali tidak mengandung unsur politik.

Appi menekankan, tidak ada lagi pengkotak-kotakan berdasarkan pilihan politik, kelompok, atau kepentingan tertentu, termasuk yang berkaitan dengan Pilkada.

“Mulai hari ini, saya tidak mau lagi mendengar ada si A orangnya si A, si B orangnya si B, atau si C orangnya si C. Hari ini seluruh Ketua RT dan RW adalah orang-orang yang bekerja untuk membantu Pemerintah Kota Makassar, dalam proses pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya disambut riuh.

Dengan pelantikan ini, maka janji politik saat kampanye 2024 diwujudkan. Janji politik yang disampaikan bukan sekadar rangkaian kata saat kampanye.

Bagi Wali Kota Makassar, Appi komitmen menghadirkan demokrasi hingga ke tingkat paling bawah kini benar-benar diwujudkan. Salah satu janji penting pada Pilkada 2024 lalu, memberikan hak memilih langsung bagi Ketua RT dan RW—resmi terealisasi.

Ribuan Ketua RT dan RW terpilih dilantik secara serentak, menandai babak baru pemerintahan partisipatif di Kota Makassar. Mereka bukan hanya simbol keterwakilan warga, tetapi garda terdepan yang siap bekerja bersama pemerintah, menyerap aspirasi, dan menggerakkan pembangunan dari lorong-lorong hingga pusat kota.

Pelantikan massal ini menjadi bukti bahwa demokrasi lokal di Makassar terus bertumbuh, sejalan dengan semangat kolaborasi dan keterbukaan yang dijanjikan Wali Kota Makassar kepada masyarakat.

Menurutnya, pelantikan ini merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Banyak indikator kinerja yang harus dipenuhi Ketua RT dan RW dalam mendukung pembangunan di wilayah masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh Ketua RT dan Ketua RW yang terpilih secara demokratis melalui pemilihan langsung oleh warga.

Hal ini menunjukkan para Ketua RT dan RW adalah orang-orang pilihan yang dipercaya masyarakat di lingkungannya masing-masing.

“Bapak dan Ibu RT/RW adalah perwakilan masyarakat di kelurahan dan kecamatan. Saya berharap dapat bersikap adil, bijaksana, dan mengemban amanah ini sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujarnya.

Ornag nomor satu Kota Makassar ini, menekankan, Ketua RT dan RW merupakan salah satu garda terdepan pembangunan, tidak hanya di tingkat kelurahan dan kecamatan, tetapi juga sebagai bagian dari pembangunan nasional.

Meski merupakan jabatan sosial, peran Ketua RT dan RW sangat strategis, karena bersentuhan langsung dengan kehidupan warga sehari-hari.

Pemkot Makassar memberikan insentif sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat bagi Ketua RT dan RW dalam menjalankan tugas.

Meski nilainya mungkin belum sebanding dengan beban tanggung jawab sosial yang diemban, pengabdian tersebut diyakini memiliki nilai kepuasan batin tersendiri.

“Ketika kita ikhlas membantu warga, memperbaiki lingkungan, dan melayani dengan hati,” tuturnya.

Mantan Bos PSM ini, menegaskan, seluruh tugas, fungsi, kewenangan, dan indikator kinerja Ketua RT dan RW telah diatur dalam Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2024 tentang Lembaga Kemasyarakatan dan Lembaga Adat Kelurahan.

Karena itu, Ketua RT dan RW diharapkan terus meningkatkan etos kerja, kebersamaan, serta profesionalisme agar menjadi organisasi yang solid, kreatif, dan inovatif.

Di akhir sambutan, Appi atas nama Pemkot Makassar menyampaikan selamat bertugas kepada seluruh Ketua RT dan RW yang telah dilantik.

Ia menyebut, Ketua RT dan RW sebagai penjaga warga sekaligus perpanjangan tangan pemerintah dalam membangun komunikasi yang sehat dan harmonis.

Ia juga mengajak seluruh RT dan RW untuk terus bersinergi, bergotong royong, dan menciptakan suasana yang harmonis demi mewujudkan Kota Makassar yang inovatif, kreatif, bermartabat, dan berakhlak MULIA.

“Insya Allah, dengan hadirnya Ketua RT dan RW yang baru akan bekerja dengan baik, Makassar akan menjadi kota yang jauh lebih baik ke depan di bawah kepemimpinan kami,” pungkasnya.

Dalam momen pelantikan RT/RW se-Kota Makassar, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan, pentingnya peran RT dan RW sebagai ujung tombak pemerintahan dalam melayani dan menjaga harmoni di tengah masyarakat.

Menurutnya, Ketua RT dan RW adalah garda terdepan pemerintah yang hadir paling dekat dengan masyarakat. Dengan sinergi, dan semangat kebersamaan.

“Modal kebersamaan, saya yakin RT/RW mampu menjadi penggerak pelayanan yang responsif, menjaga kerukunan, serta mendorong lingkungan yang aman, tertib, dan sejahtera,” jelas Aliyah. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top