PLUZ.ID, MAKASSAR – Sebanyak 18 brand kuliner dan lima perusahaan ambil bagian dalam kegiatan Festival Mulia Ramadan yang dilaksanakan Pengurus Masjid Amirul Mukminin Pantai Losari.
Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan penuh sepanjang Ramadan di pelataran Masjid Terapung, Kota Makassar.
Festival tersebut dibuka langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Rabu (17/2/2026). Turut hadir Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, serta pendiri Masjid Amirul Mukminin, Ilham Arief Sirajuddin.
Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin menyampaikan, pelaksanaan festival di pelataran Masjid Amirul Mukminin di kawasan Pantai Losari ini, diharapkan mampu memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk berkembang sekaligus memeriahkan suasana Ramadan di Kota Makassar.
“Dengan hadirnya festival ini memberikan ruang kepada saudara-saudara kita UMKM untuk bisa bergabung dan bersama-sama dengan pengurus masjid dan seluruh warga Makassar untuk memeriahkan festival amaliah Ramadan ini,” ujar Appi, sapaan akrabnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan festival tersebut sebagai lokasi ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa. Beragam kegiatan religius dan lomba digelar untuk menyemarakkan Ramadan.
Appi berharap, warga Makassar, yang ingin menunggu waktu buka puasa bisa datang dan hadir, karena banyak sekali kegiatan yang dilaksanakan di tempat ini, mulai dari lomba dai cilik, dan sejumlah lomba lainnya.
“Mudah-mudahan acara ini bisa menjadi acara tahunan yang lebih meriah di tahun-tahun yang akan datang,” katanya.
Pada kesempatan itu, Appi juga mengungkapkan, dirinya kini telah menempati rumah jabatan, sehingga untuk kebutuhan sahur pengurus masjid tidak perlu lagi dibebankan kepada panitia.
“Kalau sahurnya pengurus masjid, itu sudah jadi urusan saya, jangan lagi diurus,” katanya.
Appi menegaskan, pelaksanaan festival dipusatkan di Masjid Amirul Mukminin agar kegiatan lebih terfokus dan berkualitas.
Menurutnya, dengan pemusatan kegiatan, seluruh pengunjung akan terarah ke tenant yang tersedia. Pemkot Makassar juga memastikan aspek kebersihan dan ketertiban menjadi prioritas.
Appi mengapresiasi keterlibatan UMKM dalam festival ini. Dimana, banyak pelaku usaha kecil di Makassar yang membutuhkan sentuhan dan dukungan pemerintah untuk meningkatkan kapasitas usahanya.
“Terima kasih karena sudah melibatkan UMKM. Banyak sekali UMKM hari ini di Kota Makassar yang butuh disentuh oleh pemerintah untuk ditingkatkan kemampuan usahanya,” jelas Appi.
Festival Mulia Ramadan di Masjid Terapung Losari diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi, menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui UMKM, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat Kota Makassar selama Bulan Suci Ramadan.
Ia berharap, kekompakan seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah menjadi tameng dalam menghadapi berbagai dinamika.
“Karena hanya dengan kekompakan, persoalan-persoalan yang datang di tengah-tengah Pemerintah Kota Makassar bisa kita hadapi bersama,” pungkasnya.
Sedangkan, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan, Festival Mulia Ramadan ini, menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, Bulan Suci Ramadan bukan sekadar momentum ibadah secara personal, tetapi juga menjadi ruang memperkuat kebersamaan dan solidaritas antarwarga.
“Festival Mulia Ramadan menjadi momentum mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Di bulan suci ini, mari kita jadikan Makassar sebagai kota yang penuh berkah, kebersamaan, dan semangat berbagi,” ujarnya. (***)