search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Setahun Appi-Aliyah, Tekankan Pentingnya Sinergitas Membangun Makassar

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 22 Februari 2026 23:16
TUDANG SIPULUNG. Suasana Tudang Sipulung Bosowa yang dirangkaikan dengan buka puasa dan tarawih bersama di Gedung Balai 45, Kampus Unibos Makassar, Minggu (22/2/2026). foto: istimewa
TUDANG SIPULUNG. Suasana Tudang Sipulung Bosowa yang dirangkaikan dengan buka puasa dan tarawih bersama di Gedung Balai 45, Kampus Unibos Makassar, Minggu (22/2/2026). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajak dunia industri dan perguruan tinggi untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun Kota Makassar secara berkelanjutan.

Ajakan tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri kegiatan Tudang Sipulung Bosowa yang dirangkaikan dengan buka puasa dan tarawih bersama di Gedung Balai 45, Kampus Unibos Makassar, Minggu (22/2/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri pendiri Bosowa Group HM Aksa Mahmud, Ketua Yayasan Aksa Mahmud Melinda Aksa, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-53 kepada Bosowa Group atas nama Pemkot Makassar.

Ia juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Bosowa, mengingat dirinya pernah menjadi bagian dari korporasi tersebut, beberapa tahun lalu.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-53 untuk Bosowa,” ucapnya.

Dikatakan, beberapa tahun lalu, ia juga pernah menjadi bagian dari organisasi besar ini dan diberi kepercayaan memegang beberapa unit usaha di Bosowa.

Kini, posisi itu dilepaskan, karena mengemban amanah sebagai Wali Kota Makassar, sehingga tak mencampurkan urusan pemerintah dan urusan perusahan.

“Dari situlah saya banyak belajar tentang manajemen, kepemimpinan, serta nilai-nilai kerja yang Insya Allah kami terapkan dalam tata kelola pemerintahan hari ini,” jelasnya.

Appi menuturkan, berbagai pesan, nasihat, dan pelajaran yang diperolehnya selama berproses di Bosowa sedikit demi sedikit telah diterapkan dalam membangun sistem pemerintahan yang lebih profesional dan adaptif di Kota Makassar.

Ia menyampaikan, tepat dua hari sebelumnya, dirinya bersama Wakil Wali Kota Makassar telah genap satu tahun menjalankan amanah kepemimpinan.

Dalam kurun waktu tersebut, berbagai program telah dijalankan, meski ia mengakui, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

“Kota ini harus dibangun secara kolaboratif, bersinergi, dan dalam semangat kebersamaan,” ajaknya.

Appi menekankan pentingnya peran dunia usaha sebagai salah satu pilar utama pembangunan.

Ia berharap, korporasi besar seperti Bosowa terus memberikan dukungan terhadap berbagai program strategis Pemkot Makassar.

“Salah satu pilar penting yang dapat memberikan dukungan terhadap pembangunan Kota Makassar adalah sektor swasta,” tuturnya.

“Kehadiran Bosowa sebagai korporasi besar tentu memiliki dampak ekonomi yang sangat signifikan,” lanjutnya.

Mantan CEO PSM Makassar ini, memaparkan, pertumbuhan ekonomi Kota Makassar tahun ini mencapai angka 5,39 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional maupun Provinsi Sulsel.

Selain itu, tingkat inflasi berhasil dijaga di bawah 2,5 persen. Capaian ini, memberikan gambaran bahwa proses kolaborasi yang kita lakukan selama satu tahun terakhir berjalan baik dan mampu menghadirkan indikator ekonomi yang positif.

Sehingga memasuki tahun kedua kepemimpinannya, Appi menegaskan, arah kebijakan pemerintah kota akan bergeser dari sekadar menjalankan prinsip good governance menuju impactful governance.

Menurutnya, pemerintahan yang baik tidak cukup hanya tertib secara administrasi, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Ke depan, yang kami dorong bukan hanya tata kelola yang baik, tetapi bagaimana setiap kebijakan benar-benar berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan masyarakat. Dampak langsung inilah yang terus kami gaungkan,” ujarnya.

Appi kembali menegaskan, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha dan perguruan tinggi, menjadi kunci dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Bosowa yang dinilainya tidak sedikit dalam mendukung pembangunan di Kota Makassar, termasuk melalui berbagai bentuk dukungan sosial dan ekonomi kepada masyarakat lewat bantuan Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kehadiran Bosowa bukan hanya menjadi kebanggaan Makassar, tetapi juga telah tumbuh menjadi korporasi besar berskala nasional yang memberi manfaat luas bagi daerah-daerah tempatnya beroperasi,” tutupnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top