PLUZ.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melaksanakan Salat Isya dan Tarawih berjemaah dalam rangkaian Safari Ramadan di Masjid An-Nur, Jl Bangkala Dalam II No. 35, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Selasa (24/2/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin Pemkot Makassar selama Bulan Suci Ramadan, yang digelar secara bergilir di seluruh kecamatan.
Munafri menyampaikan, Safari Ramadan bukan sekedar agenda seremonial, melainkan momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami dari jajaran Pemerintah Kota Makassar.melaksanakan Safari Ramadan di seluruh kecamatan. Malam ini kita mulai di Kecamatan Manggala. Ini menjadi ruang untuk bertemu langsung dengan masyarakat, mendengar aspirasi, sekaligus memperkuat kebersamaan,” ujar Appi, sapaan akrabnya.
Safari Ramadan Pemkot Makassar akan terus berlanjut di kecamatan lainnya sebagai bentuk komitmen memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Makassar yang religius, harmonis, dan berkemajuan.
Appi mengingatkan pentingnya memanfaatkan Bulan Ramadan sebagai bulan penuh keberkahan.
Menurutnya, Ramadan adalah kesempatan istimewa yang tidak boleh berlalu begitu saja tanpa makna.
“Ramadan hanya datang satu bulan dalam setahun. Jangan sampai kita menjadi orang yang merugi, karena tidak memaksimalkan ibadah dan amal kebaikan di bulan yang penuh rahmat ini,” tuturnya.
“Jika Ramadan berlalu tanpa peningkatan iman dan ketakwaan, maka kita kehilangan banyak keberkahan,” sambung Appi.
Ia juga mengapresiasi kondisi Masjid An-Nur yang dinilainya memiliki arsitektur dan estetika yang sangat baik. Namun, ia menegaskan, fungsi masjid tidak hanya sebatas tempat pelaksanaan ibadah ritual.
Lanjutnya, masjid ini sudah sangat baik dari sisi arsitektur dan estetika. Tetapi masjid tidak hanya dijadikan tempat salat semata.
“Masjid harus menjadi pusat interaksi sosial, tempat bermusyawarah, menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat, dan menjadi ruang pembinaan umat,” jelasnya.
Appi berharap, masjid dapat berperan lebih luas sebagai pusat pembinaan generasi muda Islam.
Menurutnya, masjid harus menjadi tempat melahirkan generasi Qur’ani yang akan membawa kebanggaan bagi bangsa di masa depan, khususnya menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Kita ingin masjid menjadi tempat membentuk generasi Islam, generasi Qur’ani, generasi yang kelak di tahun 2045 mampu memberikan kebanggaan bagi kita semua. Dari masjid inilah nilai-nilai keimanan, akhlak, dan kebersamaan ditanamkan,” katanya.
Appi menegaskan, kehadiran pemerintah dalam Safari Ramadan juga merupakan bentuk komitmen untuk membangun kolaborasi dengan masyarakat.
Ia menyadari, keberhasilan pembangunan tidak mungkin terwujud tanpa dukungan dan partisipasi warga.
“Kehadiran kami di sini adalah bagian dari upaya membangun kolaborasi. Pemerintah membutuhkan dukungan, kebersamaan, dan partisipasi masyarakat,” tutupnya. (***)