search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Kepala DBMBK Sulsel: MYP VI Segera Jalan

doelbeckz - Pluz.id Kamis, 12 Maret 2026 23:14
RAPAT. Kepala DBMBK Provinsi Sulsel, Andi Ihsan, menghadiri rapat Pembahasan Preservasi Jalan Multiyears Project (MYP) Paket VI digelar di Ruang Rapat Toraja Room, Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (12/3/2026). foto: istimewa
RAPAT. Kepala DBMBK Provinsi Sulsel, Andi Ihsan, menghadiri rapat Pembahasan Preservasi Jalan Multiyears Project (MYP) Paket VI digelar di Ruang Rapat Toraja Room, Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (12/3/2026). foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Rapat Pembahasan Preservasi Jalan Multiyears Project (MYP) Paket VI digelar di Ruang Rapat Toraja Room, Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (12/3/2026).

Hadir Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Provinsi Sulsel, Andi Ihsan, bersama Kepala Bidang Jalan, dan Kepala Seksi Preservasi Jalan, Stafsus Gubernur Sulsel, Inspektorat Sulsel, dan Biro Barang dan Jasa Sulsel.

Andi Ihsan mengatakan, pembahasan yang dilaksakan ini, salah satunya bagian dari menyelaraskan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan penanganan Preservasi Jalan Multiyears Project Paket VI.

“Preservasi Jalan Multiyears Project Paket VI di Sulawesi Selatan mencakup perbaikan 20 ruas strategis sepanjang 157,49 Km (Kilometer) di sembilan kabupaten/kota, termasuk Luwu, Toraja Utara, Tana Toraja, Jeneponto, Bantaeng, Pinrang, Maros, Palopo, dan Makassar,” ungkapnya.

Paket pekerjaan konstruksi terintegrasi yang masuk dalam Program Pemprov Sulsel melalui MYP ini, dibiayai dari APBD Tahun Anggaran 2026 dan 2027.

“Paket VI ini dirancang untuk menjaga dan meningkatkan kemantapan jaringan jalan Provinsi pada sejumlah koridor strategis yang menghubungkan wilayah Utara, Tengah, Selatan, hingga kawasan metropolitan Sulawesi Selatan,” jelasnya.

“Preservasi jalan paket VI merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga kemantapan jalan provinsi secara merata di seluruh wilayah, agar tetap berfungsi optimal sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat,” sambungnya.

Andi Ihsan menambahkan, ruas-ruas yang ditangani mencakup jalur penghubung antarwilayah pegunungan Toraja, kawasan pesisir Selatan, hingga akses utama perkotaan dan penyangga metropolitan Mamminasata.

“Secara keseluruhan, lingkup kegiatan dalam paket ini mencakup pekerjaan persiapan, penyusunan Detail Engineering Design (DED), pelaksanaan konstruksi fisik dengan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), serta pekerjaan pemeliharaan pascakonstruksi. Dari sisi kriteria teknis, pekerjaan diarahkan pada rekonstruksi jalan, pekerjaan berkala, dan pemeliharaan guna memastikan fungsi layanan jalan tetap optimal dalam jangka panjang,” jelasnya. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top