
PLUZ.ID, KOLAKA – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus memperkuat komitmen pada keberlanjutan.
Salah satunya dibuktikan dengan peresmian Nursery Pomalaa seluas 5 Hektare (Ha) di Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang terintegrasi dengan kawasan Kebun Raya Kolaka seluas total 59 hektare.
Fasilitas nursery (pusat pembibitan) ini, memiliki kapasitas produksi hingga 1 juta bibit per tahun, terdiri dari tanaman cepat tumbuh, flora endemik Sultra, hingga tanaman buah dan tanaman hias.
Chief Executive Officer (CEO) PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, menegaskan, lebih dari sekadar fasilitas pembibitan, nursery menjadi bagian penting dalam mendukung reklamasi dan rehabilitasi lahan pascatambang, sekaligus menjaga keberlanjutan biodiversitas.
“Kawasan ini diharapkan menjadi ruang belajar terbuka bagi pelajar dan masyarakat untuk mengenal lebih dekat pentingnya pelestarian lingkungan,” jelasnya.
“Kami terus berupaya menghadirkan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat,” tambahnya.
“Nursery ini kan area konsevasi, dalam area ini nantinya akan dikembangkan tanaman sekaligus hewan endemik yang bisa menjadi pembelajaran untuk masyarakat hingga anak-anak sekolah,” katanya.
Selain itu, nursery ini adalah bukti nyata komitmen PT Vale dalam menjalankan praktek pertambangan berkelanjutan.
Yang dimana perusahaan tidak hanya fokus pada produksi, tapi juga memastikan bahwa aktivitas pertambangan mereka seimbang dengan upaya penghijauan dan reklamasi lahan.
“Kita ingin melihat Kolaka ini berkembang, tetapi berkembang secara bertanggung jawab dan berkelanjutan dengan didorong oleh investasi pertambangan yang bertanggung jawab,” ujarnya.
Melaui nursery ini, perusahaan menegaskan komitmennya terhadap program rehabilitasi lahan, penghijauan, dan pengelolaan lingkungan, yang bertanggung jawab sebagai bagian integral dari proses operasional perusahaan.
Kehadiran nursery ini, mendapatkan apresiasi Bupati Kolaka, Amri. Hal ini sebagai bagian dari upaya konservasi berkelanjutan dan pembelajaran ruang hijau di wilayah itu.
Menurutnya, Nursery PT Vale merupakan langkah perusahaan dalam mendukung konservasi lingkungan di wilayah operasional perusahaan.
“Kehadiran Nursery di Kolaka ini, diharapkan menjadi pusat berkelanjutan dan juga sebagai tempat edukasi bagi pelajar,” kata Amri, yang meresmikan Nursery Pomalaa ini, bersama CEO PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, Sabtu (28/2/2026) lalu.
Ia menjelaskan, kemajuan ekonomi, bukan hanya melalui sektor pertambangan, tetapi sejalan dengan tanggung jawab ekologis. Dan, perusahan memiliki kawajiban untuk menjaga kelestarian lingkungan.
“Kita berharap, ini bagian dari pusat pembibitan. Kemudian dapat memberikan dukungan kepada pemerintah daerah,” ujarnya.
Dengan adanya Nursery atau pusat pembibitan PT Vale, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas bibit tanaman yang akan dimanfaatkan untuk mereklamasi lahan bekas tambang, serta mendukung program reboisasi dan penghijauan di daerah sekitar. (***)