PLUZ.ID, MAKASSAR – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel terus mengukuhkan tali silaturahmi dan kemitraan strategis bersama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Makassar.
Langkah ini ditempuh guna memastikan iklim pemberitaan di masyarakat tetap sehat, sarat nilai edukasi, serta mampu memelihara kondusivitas wilayah.
Sinergi tersebut mengemuka dalam tatap muka antara Ketua PWI Sulsel terpilih Suwardi Thahir dengan Kepala RRI Makassar Anom Andadari beserta jajaran kepemimpinannya, Selasa (11/8/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk mempererat jalur komunikasi sekaligus menjajaki berbagai potensi kolaborasi demi meningkatkan mutu informasi publik dan literasi media.
Dalam kesempatan tersebut, Suwardi Thahir menegaskan, kerja sama antara organisasi profesi pers dan lembaga penyiaran publik merupakan instrumen vital dalam mengawal transparansi serta kualitas informasi yang diterima masyarakat.
Ia menilai, pesatnya laju teknologi serta derasnya arus informasi di era serba digital menuntut insan pers untuk tidak sekadar menyampaikan kabar, tetapi juga bertindak sebagai edukator publik.
“Forum ini hadir untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas demi menjaga stabilitas daerah, khususnya melalui penyebaran berita yang lebih mendidik dan berbobot bagi masyarakat luas,” ungkap Suwardi Thahir.
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya pembenahan serta penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di industri media.
Para wartawan dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi modern tanpa mengesampingkan kemampuan literasi yang matang dalam mengolah serta menyebarkan berita.
Sambutan hangat juga disampaikan Kepala RRI Makassar, Anom Andadari. Pihaknya mengapresiasi inisiatif PWI Sulsel dalam merajut kolaborasi demi menciptakan iklim pemberitaan yang kondusif, informatif, dan membawa dampak positif bagi publik.
Anom menyoroti betapa krusialnya penguatan literasi bagi para jurnalis di tengah gempuran informasi digital yang tak terbendung.
Menurutnya, media memikul tanggung jawab moral untuk menyajikan berita yang tepercaya, akurat, bernilai edukatif, serta dapat dipertanggungjawabkan secara etik.
“Kemampuan literasi menjadi benteng utama insan pers saat ini. Kecepatan penyebaran informasi di era digital harus diimbangi dengan kecakapan dalam memilah, mengolah, dan menyajikannya secara tepat kepada publik,” tegas Anom.
Silaturahmi tersebut juga dihadiri jajaran pengurus PWI Sulsel, diantaranya Sekretaris Amrullah Basri Gani, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Ihsan Djirong, serta Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Ramah Praeska.
Ke depannya, kemitraan antara PWI Sulsel dan RRI Makassar diharapkan mampu terwujud dalam beragam program nyata, khususnya pada aspek peningkatan kompetensi SDM, penguatan literasi publik, serta penyajian berita yang bermanfaat bagi kemajuan masyarakat. (***)