search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Badris Salam Rangkul Pengembang Kecil hingga Besar

Kembalikan Formulir Bakal Calon REI Sulsel
doelbeckz - Pluz.id Senin, 28 September 2026 13:09
PENDAFTARAN. Badris Salam resmi mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD REI Sulsel periode 2026-2029 di Kantor DPD REI Sulsel, Jalan Nikel, Kota Makassar, Senin (28/9/2026) pagi. foto: istimewa
PENDAFTARAN. Badris Salam resmi mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD REI Sulsel periode 2026-2029 di Kantor DPD REI Sulsel, Jalan Nikel, Kota Makassar, Senin (28/9/2026) pagi. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Badris Salam resmi mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD Realestate Indonesia (REI) Sulsel periode 2026-2029 di Kantor DPD REI Sulsel, Jalan Nikel, Kota Makassar, Senin (28/9/2026) pagi.

Pengembalian formulir tersebut, dilakukan Badris Salam bersama barisan pendukung yang terdiri dari sejumlah mantan Ketua DPD REI Sulsel, tokoh senior, pengusaha, hingga tokoh lintas komunitas dan kepemudaan.

Sejumlah nama yang tampak mendampingi Badris di antaranya Jamaluddin Jafar, Jamaluddin Ahmad, Andi Yusran Paris, Saldy Mansyur, serta Amirullah Nur Saenong.

Badris menyebut,.kehadiran para senior REI menjadi kebanggaan sekaligus amanah baginya dalam mengikuti proses Musyawarah Daerah (Musda) REI Sulsel.

“Kami bangga didampingi oleh para senior REI, rekan-rekan pengurus, dan anggota REI Sulawesi Selatan. Ini luar biasa,” kata HBS, akronim H Badris Salam, dalam sambutannya.

Ia mengatakan, pengembalian formulir bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi.

Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi penegasan kesiapan dan komitmennya untuk ikut membawa REI Sulsel ke arah yang lebih solid.

“Pengembalian berkas ini bukan sekadar melengkapi syarat administrasi, melainkan wujud kesiapan, komitmen, dan rasa tanggung jawab penuh untuk mewujudkan REI Sulawesi Selatan yang solid, kondusif, bernurani, dan sejahtera,” ujarnya.

Badris menegaskan, semangat yang dibawanya dalam kontestasi Ketua REI Sulsel adalah kebersamaan. Ia ingin organisasi tersebut menjadi rumah bersama bagi seluruh pengembang, tanpa membedakan skala usaha.

“Kami hadir membawa semangat kebersamaan. Kami ingin memastikan bahwa REI Sulawesi Selatan ke depan menjadi rumah yang merangkul seluruh pengembang, baik skala kecil, menengah, maupun besar,” tuturnya.

Menurutnya, tantangan industri properti ke depan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pengembang, pemerintah, dan berbagai instansi terkait.

Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi anggota REI di daerah.

“Tantangan industri properti ke depan membutuhkan kolaborasi yang kuat, kemitraan yang solid dengan pemerintah serta instansi terkait, dan solusi nyata bagi setiap kendala yang dihadapi para anggota di daerah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Badris juga menyampaikan apresiasi kepada para senior REI, steering committee, panitia pelaksana Musda, media, serta seluruh pendukung yang hadir.

Ia mengajak seluruh pihak menjaga proses pemilihan Ketua DPD REI Sulsel dengan suasana yang dewasa dan kekeluargaan.

“Mari kita jaga iklim kompetisi ini dengan penuh kedewasaan, kejujuran, dan rasa kekeluargaan. Mohon doa dan dukungan dari para senior serta seluruh anggota REI Sulawesi Selatan. Semoga proses pendaftaran dan seluruh tahapan Musda berjalan lancar,” ucapnya.

Selain jajaran senior REI, rombongan Badris juga terlihat diperkuat sejumlah tokoh dari komunitas otomotif dan kepemudaan.

Tampak hadir Adi Rasyid Ali selaku Ketua Pengprov IOF Sulsel, Randy yang merupakan Sekjen JKOC, serta ratusan Sahabat HBS dari berbagai daerah.

Badris menyebut, keberadaan para senior REI yang mendampinginya merupakan simbol bimbingan dan amanah untuk ikut menjaga marwah organisasi.

“Melangkah bersama jajaran mantan Ketua DPD REI Sulsel dan tokoh senior seperti Jamaluddin Jafar, Jamaluddin Ahmad, Andi Yusran Paris, Saldy Mansyur, hingga H Amirullah Nur Saenong. Kehadiran beliau-beliau adalah simbol restu, bimbingan, sekaligus amanah besar bagi saya untuk menjaga marwah organisasi ini,” ujarnya.

Pada pengembalian formulir tersebut, Badris juga menyerahkan Rp300 juta sebagai kandidat fee yang menjadi salah satu persyaratan pencalonan Ketua DPD REI Sulsel.

Seluruh berkas dan persyaratan tersebut diserahkan dalam rangka mengikuti tahapan Musda XV REI Sulsel yang akan menentukan kepengurusan DPD REI Sulsel periode 2026-2029. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top