search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Ganjil Genap BBM Subsidi Diterapkan, Antrean di SPBU Racing Center Tak Lagi Mengular ke Jalan

doelbeckz - Pluz.id Minggu, 13 September 2026 22:51
Ilustrasi. foto: istimewa
Ilustrasi. foto: istimewa

PLUZ.ID, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menerapkan sistem ganjil genap untuk pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), 13–20 September 2026.

Penerapan kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah untuk mengurai antrean kendaraan sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar SPBU yang sebelumnya terjadi di sejumlah wilayah.

Pantauan di SPBU Pertamina 74.902.32 Racing Center, Makassar, Minggu (13/9/2026), menunjukkan antrean kendaraan relatif terkendali. Sejak pukul 08.00 hingga 18.00 WITA, antrean kendaraan tidak terlihat mengular hingga ke badan jalan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Sulsel, Fahlevi Yusuf, yang melakukan pemantauan di lokasi tersebut mengatakan penerapan sistem ganjil genap di SPBU Racing Center mulai diberlakukan sejak pukul 08.00 WITA.

“Hari ini, tepatnya mulai pukul 08.00, di SPBU Racing Center, kita telah menerapkan sistem ganjil-genap pada seluruh masyarakat yang isi BBM. Sampai saat ini cukup longgar,” kata Fahlevi.

Menurutnya, masyarakat cukup tertib mengikuti ketentuan yang diberlakukan. Petugas juga berada di lokasi untuk memberikan arahan kepada pengguna kendaraan.

“Masyarakat patuh untuk mengikuti anjuran imbauan terkait penerapan ganjil genap,” ujarnya.

Fahlevi menyebut, kondisi antrean pada hari pertama penerapan kebijakan terlihat berbeda dibandingkan sebelumnya. Antrean kendaraan yang sebelumnya dapat memanjang hingga ke jalan, kini berada di dalam area SPBU.

“Sangat jelas dampak perbedaannya, antrean itu bahkan sudah tidak antre di jalan, di dalam SPBU saja cuma setengah,” kata Fahlevi.

Ia mengatakan, sejumlah masyarakat juga mengaku mengetahui informasi mengenai penerapan ganjil genap dari pemberitaan media sosial dan kemudian memilih mengisi BBM di SPBU Racing Center karena kondisi antrean yang relatif lebih longgar.

Dalam kunjungan lapangan tersebut, Kepala BPH Migas periode 2025–2029, Wahyudi Anas, turut meninjau kondisi pelayanan dan penerapan sistem ganjil genap di SPBU Pertamina 74.902.32 Racing Center.

Sementara, salah seorang warga pengguna BBM, Jabar, mengatakan dirinya menghabiskan waktu sekitar 30 menit untuk mengantre.

“Saya antri kurang lebih setengah jam. Hari ini kebetulan ada kegiatan di Makassar, saya dari Maros. Kebetulan saya lihat kurang bensin, saya jadi singgah di depan Kantor Gubernur. Di depan SPBU Racing Center itu diberlakukan ganjil,” katanya.

Menurutnya, antrean pada hari pertama penerapan sistem ganjil genap relatif lebih pendek dibandingkan hari-hari sebelumnya.

“Kalau hari-hari sebelumnya kan antrinya lebih panjang. Ya tidak apa-apa hari ini ganjil, besok yang genapnya. Semoga tidak lama, tidak lewat seminggu sudah normal,” ujarnya.

Hal senada disampaikan pengguna sepeda motor, Andi Muhammad Fikri Rafi’i.

Ia menilai, pengaturan pengisian BBM melalui sistem ganjil genap merupakan salah satu pilihan untuk mengatasi antrean yang sebelumnya terjadi.

“Menurut saya pemerintah memilih opsi ini bagus untuk mengatasi persoalan kemarin itu, antrean yang membludak,” kata Fikri.

Ia juga mengaku, memperoleh informasi mengenai penerapan sistem tersebut melalui media dan media sosial.

Menurutnya, keberadaan petugas di lokasi turut membantu mengarahkan masyarakat. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top