PLUZ.ID, GOWA – Ketua Umum Akuatik Indonesia Sulsel, Amirullah Nur Saenong, secara resmi membuka Aquatic National Swimming (ANS) 2026 di Kolam Dewi Sri Waterpark, Kabupaten Gowa, Jumat (25/9/2026).
Kejuaraan yang digelar hingga 26 September 2026 ini, mencatat rekor peserta terbanyak sepanjang pelaksanaan kejuaraan renang yang digelar Pengprov Akuatik Indonesia Sulsel.
Sebanyak 620 peserta ambil bagian dalam ANS 2026. Total nomor perlombaan yang dipertandingkan mencapai sekitar 1.600 nomor.
Amirullah Nur mengatakan, jumlah peserta tersebut menjadi capaian tersendiri bagi penyelenggaraan ANS.
“Laporan dari pihak panitia bahwa ini acara yang terbesar yang selama ini kita laksanakan, peserta terbanyak. Kurang lebih sekitar 620 orang dari semua cabang yang diperlombakan,” kata ANS, akronim Amirullah Nur Saenong, di sela-sela pembukaan ANS 2026.
Melihat tingginya antusiasme peserta, Amirullah berharap, ANS tidak hanya digelar sekali dalam setahun.
Ia menargetkan, kejuaraan ini, dapat berlangsung dua hingga tiga kali dalam setahun untuk memberi ruang lebih banyak bagi atlet dan pecinta olahraga akuatik berkompetisi.
“Ini ingin kita jalankan minimal dua kali, tapi saya targetkan tiga. Dua kali sampai tiga kali satu tahun mudah-mudahan bisa kita laksanakan,” ujar Bendahara Golkar Sulsel ini.
Pada kesempatan ini, Amirullah yang juga Ketua Gapeksindo Sulsel, mengungkapkan, Pengprov Akuatik Sulsel meluncurkan sistem timing semi-otomatis yang merupakan produk Akuatik Sulsel.
Sistem tersebut rencananya diperkenalkan pada ajang Pra-Porprov 2026 di Kabupaten Wajo.
Ketua Panitia ANS 2026, Andi Ridwan Djabir Patiwiri, mengatakan, jumlah peserta sebenarnya masih bisa bertambah. Namun, panitia harus membatasi pendaftaran karena keterbatasan waktu pelaksanaan.
“Jumlah peserta 620 peserta, rekor. Ini pun masih banyak yang mendaftar, tetapi keterbatasan waktu. Insyaallah berikutnya kita tambah dan waktu pertandingan ditambah,” katanya.
ANS 2026 memperebutkan Piala Bergilir dan Piala Tetap Ketua Umum Akuatik Indonesia Sulsel.
Selain trofi, panitia juga menyiapkan uang pembinaan dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah.
Ridwan mengatakan, piala bergilir juga ditargetkan dapat diperebutkan secara rutin dalam agenda ANS berikutnya.
“Insya Allah, piala bergilir dua kali setahun,” ujarnya.
Selain mencatat rekor jumlah peserta, ANS 2026 juga menjadi bagian dari upaya Akuatik Indonesia Sulsel mengembangkan sistem pertandingan.
Perwakilan KONI Sulsel, Herman Hadi, mengapresiasi konsistensi Akuatik Indonesia Sulsel dalam menggelar kejuaraan.
Menurutnya, penyelenggaraan kompetisi secara rutin penting untuk menjaga antusiasme sekaligus membuka ruang pembinaan atlet akuatik di Sulsel.
“Ini satu-satunya ketua umum yang rutin menyelenggarakan kejuaraan. Senantiasa memberi dorongan kepada pecinta olahraga akuatik,” kata Herman.
Ia berharap, dukungan dan pengorbanan yang diberikan pengurus Akuatik Indonesia Sulsel mendapat respons positif dari masyarakat dan dapat melahirkan generasi penerus atlet akuatik Sulsel.
“Kita berharap pengorbanan tenaga, materi, pikiran mendapat sambutan dan antusias luar biasa. Kami apresiasi penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua Umum Akuatik Sulsel Amirullah Nur Saenong atas bantuan kepada pecinta olahraga Sulsel. Kita bisa melahirkan generasi penerus akuatik,” ujarnya.
ANS 2026 turut mendapat dukungan sejumlah pihak, termasuk pemilik Kolam Dewi Sri Waterpark dan Haji Badris dari PT Bumi Pundi Artha.
Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai nomor dengan total sekitar 1.600 nomor perlombaan, serta menjadi ajang kompetisi sekaligus pembinaan bagi para perenang di Sulsel. (***)