PLUZ.ID, MEKAH – Pengusaha nasional asal Kota Makassar, Amirullah Nur Saenong, mendapatkan amanah sebagai Bendahara Partai Golkar Sulsel periode 2026-2031.
Hal ini disampaikan langsung Ketua DPD I Golkar Sulsel, lham Arief Sirajuddin (IAS), yang tengah merampungkan kepengurusannya menjelang pelantikan.
“Bendahara Amir (Amirullah Nur Saenong), kami menunggu jadwal pelantikan dari DPP,” ungkap IAS, Minggu (6/9/2026).
Menanggapi hal ini, Amirullah Nur memberikan signal positif.
Menurutnya, keputusan itu ada di tangan IAS, selaku ketua dan mekanisme organisasi Partai Golkar.
Amirullah Nur pun memilih membawa harapan untuk partainya ke Tanah Suci.
Amirullah Nur yang kini dalam perjalanan menuju Mekah untuk menjalankan ibadah umrah menyampaikan doa agar Golkar Sulsel kembali menjadi partai pemenang pada Pemilu 2029 di bawah kepemimpinan IAS.
“Kita doakan yang terbaik untuk Golkar dari Mekah,” kata Amirullah Nur, Minggu (5/9/2026).
Ia berharap, kepemimpinan IAS mampu membawa Golkar kembali meraih kejayaan di Sulsel.
Menurutnya, kemenangan Golkar pada Pemilu 2029 menjadi salah satu target penting yang perlu diperjuangkan bersama seluruh kader.
“Kita doakan Golkar kembali jadi pemenang di Sulsel di bawah kepemimpinan Pak IAS,” ujarnya.
“Soal nama saya jadi bendahara, kita serahkan sepenuhnya kepada Pak IAS,” katanya.
Bagi Amirullah Nur, jabatan dalam struktur partai bukanlah tujuan utama. Ia menegaskan, kesiapannya ditempatkan di posisi apa pun sesuai kebutuhan organisasi.
“Pada prinsipnya kita siap ditempatkan di mana saja,” tegasnya.
Ia juga menyatakan komitmennya untuk tetap memberikan kontribusi terbaik bagi Golkar, terlepas dari posisi yang nantinya diberikan dalam kepengurusan baru.
“Apapun posisi saya, saya akan membantu Golkar yang terbaik di manapun posisi saya,” katanya.
Amirullah Nur juga menegaskan, seluruh nama yang kini muncul dalam proses penyusunan kepengurusan merupakan kader-kader terbaik Golkar. Karena itu, ia meminta seluruh proses penetapan kepengurusan diserahkan kepada mekanisme partai.
“Semua nama-nama yang disebut itu kader terbaik,” ujarnya.
Sikap Amirullah Nur tersebut muncul menjelang rampungnya penyusunan kepengurusan DPD I Golkar Sulsel periode 2026–2031.
Bagi Amirullah Nur, apa pun keputusan yang diambil partai, pekerjaan besar setelah kepengurusan terbentuk adalah memastikan Golkar mampu memperkuat konsolidasi dan merebut kembali posisi sebagai kekuatan politik utama di Sulsel pada Pemilu 2029.
Amirullah Nur sendiri bukan orang baru di lingkaran IAS. Sebelum berlabuh ke Golkar, Amirullah merupakan Ketua DPC Demokrat Maros saat IAS menjabat Ketua DPD Demokrat Sulsel.
Sebelum bergabung ke Golkar, Amirullah Nur lebih dulu bergabung di organisasi pendiri Golkar, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Sulsel.
Amirullah Nur juga berlatar belakang pengusaha bidang pertambangan. Ia menjabat Direktur Utama PT Riota Jaya Lestari, sebuah perusahaan tambang nikel yang berpusat di Sulawesi Tenggara.
Selain itu, Amirullah Nur juga memimpin organisasi olahraga Akuatik Indonesia (AI) Sulsel, yang menaungi cabang-cabang olah raga Akuatik, seperti Renang, Polo Air, Loncat Indah, Renang Artistik, dan Renang Perairan Terbuka.
Diketahui saat ini komposisi kepengurusan Golkar Sulsel hampir rampung jelang pelantikan oleh DPP Golkar.
Selain Amirullah Nur sebagai bendahara, sebelumnya IAS juga menyebut Supriansa sebagai Ketua Harian DPD Golkar Sulsel, dan Rahman Pina sebagai sekretaris. (***)