Direktur Utama PT Sucofindo, Bachder Djohan Buddin, menuturkan, Sucofindo telah menerapkan GCG dengan kinerja yang terus meningkat, melaksanakan program CSR yang mendukung strategi perusahaan berkelanjutan serta menggunakan Panduan ISO 26000 dalam pelaksanaan kegiatan CSR.
“Sucofindo sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang jasa Testing, Inspection dan Certification (TIC) berkomitmen untuk berperan aktif dalam memberikan kontribusi terbaiknya kepada masyarakat maupun lingkungan sebagai salah satu wujud BUMN Untuk Indonesia. Hal ini terwujud pada program-program Sucofindo yang di masa wabah pandemi Covid-19 fokus terhadap pemulihan ekonomi nasional juga melalui aksi peduli Sucofindo Lawan Covid-19,” jelasnya.
Sucofindo menempati posisi Top CSR Awards 2020 # STAR 4 atau pada tingkat ‘sangat baik’, dengan hasil penilaian program CSR yang dilakukan telah mendukung strategi bisnis perusahaan berkelanjutan.
“Program CSR Sucofindo telah selaras dengan strategi bisnis, terutama pada masa wabah pandemi Covid-19 Sucodindo membagi perannya, diantaranya sebagai perusahaan yang melakukan jasa hygiene industri untuk masyarakat berupa penyemprotan disinfektan di area red zone,” katanya.
Bachder menjelaskan, dalam upaya pemulihan ekonomi serta mendukung UKM untuk tetap berkarya di masa pandemi salah satunya melalui bantuan untuk mitra binaan Sucofindo di sektor peternakan.
“Kami akan terus memonitor dan selalu melakukan evaluasi bagi berbagai sektor UKM dalam mengembangkan usahanya melalui unit PKBL kami,” jelas Bachder.
Pada kesempatan yang sama Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Sucofindo, Budi Hartanto, memaparkan, Sucofindo memiliki konsep Creating Shared Value (CSV) dalam strategi bisnis yang menekankan pentingnya memasukkan masalah dan kebutuhan sosial dalam perancangan strategi perusahaan.