Fatmawati Rusdi yang sejak dulu punya kediaman pribadi di Makassar, juga tak sungkan menghampiri beberapa orang tua yang duduk di luar rumah. Sambil berbincang penuh kehangatan, ia memasangkan masker sebagai bagian untuk saling mengantisipasi penularan virus corona.
Tak jarang, warga yang ditemui begitu kaget ketika yang menghampirinya adalah Fatmawati Rusdi. Sosok yang selama ini kebanyakan berkiprah di Jakarta, baik sebagai wakil bendahara DPP Nasdem, maupun sebagai pengusaha sukses.
“Hampir sama dengan Pak Danny. Mudah akrab dan mau turun menyerap langsung aspirasi dan kebutuhan warga,” puji Abdul Karim, warga Kelurahan Bontoala.
Selain sisi itu, Fatmawati yang sepuluh tahun pernah menjaga ketua Tim Penggerak PKK Sidrap, pembina majelis taklim, dan ketua Forum Kabupaten/Kota Sehat, punya kedisiplinan soal waktu. Ia termasuk tipikal menghindari menggunakan ‘jam karet’.
Jika pada jadwal kegiatan atau pertemuan tertera waktu yang sudah ditentukan, maka ia berusaha tepat waktu. Tak ingin membiarkan warga menunggu berlama-lama. Bahkan tak jarang ia tiba di lokasi pertemuan lebih awal. Seperti di Kelurahan Bontoala Tua.
Anggota DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi yang setia mendampingi kunjungan silaturahmi dan Mappatabe’ Fatmawati selama ini, memuji soal kedisiplinan waktu dari perempuan berjilbab tersebut.
Ia merasakan itu ketika ingin bergerak di salah satu lokasi yang pernah terbakar di Baraya. Sebelum waktu yang ditentukan, Fatmawati ternyata sudah berada di kendaraan yang ditumpanginya untuk bersiap menuju lokasi.
Berdasar dari beberapa kerabat dekatnya, Fatmawati sejak dulu memang sangat disiplin soal waktu dan komitmen. Jika sudah terjadwal dan sudah membuat janjian, ia berusaha memenuhinya. (***)