Usai Maghrib, NH membawa empat nama itu ke Airlangga. Dalam konsultasi NH dengan Airlangga, sang ketua umum menyampaikan ke NH agar Ketua Golkar Sulsel dikembalikan ke forum musda untuk memutuskan.
Atas instruksi itu, NH kembali ke The Sultan Hotel tetapi tak langsung masuk ke arena Musda. NH memilih mengumpulkan empat kandidat di kamarnya di Lantai 15 The Sultan.
Ia kemudian memanggil Hamka, Supriansa, Syamsuddin dan Taufan, untuk menyampaikan pesan Airlangga.
Proses negosiasi empat kandidat yang dipimpin NH, berjalan sekira 3 jam. Setelah lama berdebat dengan argumen masing-masing, NH dan empat kandidat memutuskan Taufan Pawe sebagai Ketua Golkar Sulsel 2020 – 2025.
Keputusan menunjuk Taufan oleh karena adanya syarat Airlangga yang meminta siapapun ketua Golkar Sulsel harus berani berkontestasi dalam Pilgub Sulsel 2023. Taufan dengan tegas menyatakan sanggup.
Tak menunggu lama, setelah empat kandidat mencapai kemufakatan, NH membawa empat kandidat ke dalam ruang sidang.
Setelah skorsing sidang dibuka, Supriansa langsung didapuk sebagai juru bicara empat kandidat dan langsung menyampaikan hasil kemufakatan mereka untuk menunjuk Taufan Pawe sebagai Ketua Golkar pengganti Nurdin Halid. (***)