search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

WiFi Gratis Brimob Bone hingga ke Pedesaan

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 28 Agustus 2020 21:21
BELAJAR ONLINE. Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel memantau pelaksanaan program Brain (Brimob Ramah Anak Indonesia) di Desa Panyili, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Jumat (28/8/2020). foto: istimewa
BELAJAR ONLINE. Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel memantau pelaksanaan program Brain (Brimob Ramah Anak Indonesia) di Desa Panyili, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Jumat (28/8/2020). foto: istimewa

Kegiatan ini juga menerapkan protokol kesehatan pencegahan, sehingga para pelajar dapat belajar dengan maksimal dan aman dari paparan virus.

Sementara, saat ditemui awak media di lokasi pelaksanaan Brain, Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan, mengatakan, hak memperoleh pendidikan merupakan hak seluruh warga negara Indonesia baik yang berada di kota maupun yang berada di desa atau pelosok desa.

“Melalui program Brain ini, Batalyon C Pelopor berupaya menjangkau anak-anak usia sekolah hingga pelosok di wilayah Kabupaten Bone sebagai bentuk dari bakti Brimob untuk masyarakat,” ungkapnya.

“Berdasarkan informasi/laporan dari Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas anak-anak sekolah di Desa Panyili sangat memerlukan fasilitas WiFi untuk membantu proses belajar online, maka kami tindak lanjuti dengan penyediaan fasilitas WiFi mobile untuk anak-anak sekolah di sini, karena memang untuk jaringan WiFi masih belum ada di desa ini. Tidak hanya itu, kami juga menyiapkan ponsel dan laptop bagi anak-anak yang tidak mempunyai sarana tersebut untuk belajar online,” sambungnya.

Di tempat terpisah, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Anis PS, mengatakan, program Brain harus dilaksanakan dengan maksimal, disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerah masing-masing.

“Untuk Program Brimob Ramah Anak Indonesia atau Brain ini, saya telah memerintahkan kepada seluruh jajaran Satbrimob Polda Sulsel untuk memprioritaskan pelajar-pelajar yang sangat membutuhkan layanan internet untuk belajar online khusus bagi siswa yang berada di daerah pelosok yang masih minim layanan internet/WiFi, sehingga kita dapat mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjaga kondusifitas pendidikan selama pandemi Covid 19,” jelasnya. (***)

Halaman

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top