Dalam merespon tantangan dunia usaha di tengah situasi pandemi Covid-19 ini, Sucofindo melakukan Inovasi Jasa sebagai upaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
“Sucofindo akan terus memberikan pelayanan terbaiknya dengan berbagai Inovasi Jasa yang diberikan di antaranya adalah Remote Audit, Sertifikasi ARISE, Jasa Disinfectan Monitoring dan Jasa Sparing,” tambah Rozain.
Selanjutnya Rozain menambahkan, Sucofindo secara berkesinambungan melakukan peningkatan kompetensi personil sebagai wujud komitmen Sucofindo dalam memberikan pemastian kualitas pelayanan terbaik kepada pelanggan.
Sebagai komitmen Sucofindo dalam meminimalisir penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja, Sucofindo melayani jasa pengujian kualitas udara dan jasa Disinfection Monitoring. Jasa ini memonitor bagaimana perusahaan menerapkan protokol kesehatan serta melakukan cek atas keefektifan proses disinfektasi di lingkungan usaha, terutama di bagian yang sering terpapar publik.
PT Sucofindo (Persero) memiliki jasa remote audit yang menjadi salah satu layanan ditengah adanya pandemi dalam mencegah penyebaran Covid-19, diberlakukannya remote audit untuk jasa sertifikasi, mampu mengakomodir kebutuhan pelanggan dengan audit sertifikat jarak jauh menggunakan pemanfaatan teknologi dengan tetap mengacu kepada ketentuan Komite Akreditasi Nasional (KAN).
PT Sucofindo (Persero) juga memiliki jasa baru Sertifikasi ARISE, yaitu pedoman para pelaku usaha menjalankan bisnisnya yang disesuaikan dengan kebijakan pemerintah, terutama terkait dengan protokol kesehatan dan tata aturan New Normal.
Sertifikasi ARISE secara umum memiliki skema dalam memantau sumber bahaya dari paparan covid-19, antara lain dengan cara tidak menerima tamu dari daerah atau negara zona merah dan kuning.
Kemudian jasa SPARING yang merupakan solusi sistem pemantauan kualitas air limbah secara terus menerus dan dalam jaringan yang dikembangkan PT Sucofindo (Persero) yang memiliki kemampuan untuk melakukan pemantauan kualitas air limbah dengan sistem yang terintegrasi sesuai dengan persyaratan teknis dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK) dan telah dinyatakan lulus uji konektivitas. (***)