“Dan saat ini saran perbaikan yang telah masuk ada sebanyak 16 ribu. Itu semua dari laporan teman-teman Panwascam yang sementara kita validasi dulu, baik dari segi nama dan alamat,” katanya.
Romy menjelaskan, setelah validasi dilakukan KPU Kota Makassar akan verifikasi kembali bersama Bawaslu sebagai pengawas di Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar.
Romy berharap agar pihaknya bersama Bawaslu Kota Makassar bisa selalu bekerja sama dan harmonis bisa saling membackup untuk menciptakan Pilwalkot Makassar yang sukses.
“Karena saya yakin, dengan data yang bersih di Makassar, kita bisa mendapat pemimpin yang baik buat Kota Makassar,” harap Romy.
Ketua KPU Makassar, M Farid Wajdi, menyebutkan, rekapitulasi pleno dilakukan secara cermat dan teliti untuk mengakomodir seluruh pemilih di Makassar yang masuk dalam kategori menyalurkan hak pilih.
“Pleno DPS di tingkat secara berjenjang, kita sudah memastikan sinkronisasi data untuk memastikan data pemilih,” katanya.
Pihaknya juga masih banyak bekerja. Banyak data perlu dibenahi. Proses akan berjalan secara berjenjang secara dan terukur.
“Proses data, kami klarifikasi dan kami teliti. Maka kami pastikan hasil yang kami lakukan valid,” katanya.
Berikut Hasil Pleno DPS KPU Kota Makassar:
1. Mariso
– 101 TPS
– 37.209 pemilih
2. Mamajang
– 102 TPS
– 36.631 pemilih
3. Makassar
– 147 TPS
– 54.264 pemilih
4. Ujung Pandang
– 50 TPS
– 18.450 pemilih
5. Wajo
– 58 TPS
– 20.424 pemilih
6. Bontoala
– 98 TPS
– 36.270 pemilih
7. Tallo
– 240 TPS
– 89.852 pemilih
8. Ujung Tanah
– 63 TPS
– 22.498 pemilih
9. Panakkukang
– 234 TPS
– 88.933 pemilih
10. Tamalate
– 294 TPS
– 108.674 pemilih
11. Biringkanaya
– 326 TPS
– 123.098 pemilih
12. Manggala
– 239 TPS
– 95.343 pemilih
13. Rappocini
– 251 TPS
– 96.745 pemilih
14. Tamalanrea
– 163 TPS
– 62.041 pemilih
15. Kepulauan Sangkarrang
– 24 TPS
– 9.500 pemilih.
Total:
– 2.390 TPS
– 899.932 pemilih.