Proses penjurian BUMN Marketeers Award 2020 ini, dinilai langsung juri yang terdiri dari petinggi-petinggi korporasi swasta yang tergabung dalam Indonesia Marketing Association (IMA), Jakarta Chief Marketing Officer (CMO) Club, dan Indonesia Council for Small Business (ICSB) Indonesia.
Penilaian ini ditinjau dari aspek Strategic, Tactical, & Special Mention. Khususnya pada kategori Entrepreneurial SOE yang menitikberatkan pada kreativitas dan inovasi yang dilakukan oleh perusahaan terhadap konsumen di pasar nasional maupun internasional.
“Terutama di masa pandemi ini kita terus berupaya untuk merespon kebutuhan pelanggan. Selain itu, inovasi yang kami berikan sejalan dengan dukungan kami terhadap pemerintah dan masyarakat dalam meminimalisir Covid-19, salah satunya melayani jasa pengujian kualitas udara dengan jasa Disinfection Monitoring,” jelas Rozainbahri Noor, Direktur Sumber Daya dan Pengembangan Bisnis PT Sucofindo (Persero) dikutip melalui siaran pers di situs PT Sucofindo, Minggu (20/9/2020).
Jasa Disinfection Monitoring ini, memonitor bagaimana perusahaan menerapkan protokol kesehatan serta melakukan cek atas keefektifan proses disinfektasi di lingkungan usaha, terutama di bagian yang sering terpapar publik.
Dalam ajang ini juga turut disampaikan apresiasi Dewi BUMN yang disematkan untuk Direktur Komersial 1 PT Sucofindo (Persero), Herliana Dewi. Apresiasi ini menurut Founder & Chairman MarkPlus Inc, Hermawan Kartajaya adalah bentuk komitmen Direksi Wanita yang membawa perubahan kepada perusahaan melalui inovasi.
Inovasi Sucofindo yang juga sebagai dukungan terhadap pelaku usaha di Indonesia menghadapi masa pandemi ini, yaitu jasa baru Sertifikasi ARISE. Inovasi ini berpedoman para pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya yang disesuaikan dengan kebijakan pemerintah, terutama terkait dengan protokol kesehatan dan tata aturan new normal.
Sertifikasi ARISE secara umum memiliki skema dalam memantau sumber bahaya dari paparan Covid-19, antara lain dengan cara tidak menerima tamu dari daerah atau negara zona merah dan kuning.
Persyaratan lainnya terkait Engineering control, menciptakan pembatas berupa kaca atau plastik transparan di petugas front office, meningkatkan nilai tukar udara ruangan untuk meminimalkan terjadinya resirkulasi udara dalam ruangan tempat berkumpul sehingga menimimalkan penularan melalui droplet yang ada di udara.
Kemudian melalui administrative control pengaturan menjaga jarak dengan tamu, tidak bersalaman, pemeriksaan suhu tubuh; serta PPE/APD dalam kelengkapan dan penggunaan masker dan hand sanitizer.
Sebagai bentuk peran Sucofindo dalam menjaga kualitas layanan yang disediakan, Sucofindo memilki program untuk memonitoring setiap perencanaan hingga pencapaian target penjualan. Target-target ini ditunjang dengan tenaga penjualan yang memiliki kapasitas dalam bidangnya. (***)