search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Kemenperin Tunjuk Sucofindo Verifikasi Impor Garam dan Gula

doelbeckz - Pluz.id Rabu, 07 Oktober 2020 16:00
Agus Gumiwang Kartasasmita. foto: istimewa
Agus Gumiwang Kartasasmita. foto: istimewa

PLUZ.ID, JAKARTA – Perizinan importasi bahan baku gula dan garam industri berada di bawah kendali Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan, Kemenperin memiliki mekanisme ketat di dalam verifikasi, khususnya berkaitan dengan jumlah kebutuhan garam atau gula untuk industri penggunanya.

“Kami menggunakan dan bekerja sama dengan pihak ketiga, Sucofindo (PT Sucofindo/Persero), sehingga hasil verifikasi kami harap menjadi sangat objektif,” kata Agus, saat konferensi pers virtual usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) melalui konferensi video mengenai Percepatan Penyerapan Garam Rakyat, Senin (5/10/2020).

Agus mengatakan, selain itu, pihaknya tidak akan membiarkan bahan baku yang diimpor industri merembes ke pasar, sehingga mengganggu petani gula dan garam.

“Ini akan kami berikan sanksi yang sangat tegas bagi industri yang sudah kami berikan izin impor bahan baku industri, dan malah salah gunakan untuk merembes ke pasar. Akan kami berikan sanksi tegas,” tegasnya.

Agus menyampaikan kebutuhan garam untuk industri, bahan baku industri dari tahun ke tahun terus meningkat. Pada 2020 dibanding 2019 meningkat 6,8 persen dari kebutuhan garam industri.

“Kita prediksi ke depan akan terus menerus meningkat kebutuhan garam industri sejalan dengan peningkatan kapasitas para industri pengguna yang sebagian besar adalah chlor alkali, yakni PT Asahi Mas, Sulfindo, Riau Andalan Pulp & Paper, dan sebagainya. Jadi kami harap ke depan kebutuhan garam industri akan semakin besar sejalan dengan pertumbuhan industri,” jelasnya.

Halaman

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top