search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Anir-Lutfi Ajak Pemilih Pilkada Pangkep Tak Golput

doelbeckz - Pluz.id Sabtu, 17 Oktober 2020 10:00
SOLID. Tim pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pangkep nomor urut 4, Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi), kompak dan solid melakukan sosialisasi pada setiap kesempatan. foto: istimewa
SOLID. Tim pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pangkep nomor urut 4, Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi), kompak dan solid melakukan sosialisasi pada setiap kesempatan. foto: istimewa

PLUZ.ID, PANGKEP – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pangkep nomor urut 4, Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi), mengajak wajib pilih untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pangkep, 9 Desember 2020 mendatang. Ajakan ini menyikapi penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) oleh KPU Pangkep.

“Ajak keluarga dan teman-teman kita untuk pergi ke TPS (Tempat Pemungutan Suara). Gunakan hak pilih kita,” ucap Lutfi Hanafi, Jumat (16/10/2020).

Hasil rapat pleno KPU Pangkep menetapkan, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 236.945 pemilih. Pemilih perempuan 123.508 orang dan laki-laki sebanyak 113.437 pemilih.

“Jangan ada yang golput. Satu suara menentukan untuk menuju Pangkep sejahtera,” kata politisi Gerindra ini.

Lutfi pun berharap, seluruh penyelenggara bisa bekerja profesional, demi mewujudkan pilkada yang adil dan demokratis. Hal ini penting agar Pilkada Pangkep bisa menghasilkan pemimpin berkualitas.

“Saya berharap semoga Pilkada Pangkep ini, berjalan dengan lancar, aman, dan damai. Harapan saya, bersama penyelenggara dan pengawas, tetaplah mengedepankan kejujuran dan keterbukaan. Sehingga nantinya terpilih pemimpin yang betul-betul adil dan makmur, demi kesejahteraan masyarakat Pangkep,” kata Lutfi.

Selain itu, mantan Ketua Pemuda Muslim Indonesia Kabupaten Pangkep ini, juga berpesan, seluruh pihak menjaga kesehatan, terutama di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Tetap menjaga kondisi kesehatan, supaya kejadian pada Pileg (Pemilihan Legislatif) 2019 yang lalu, tidak terulang kembali. Dimana pada pileg tersebut, banyak penyelengara yang berjatuhan. Dan tetaplah mengedepankan dan menerapkan protokol kesehatan,” jelas Lutfi. (***)

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top