PLUZ.ID, PANGKEP – Warga Desa Tabo-tabo, Kecamatan Bungoro, Pangkep, mengeluhkan sulitnya air bersih. Meski daerah Tabo-tabo terkenal dengan bendungannya, namun justru warga di sekitar bendungan tidak merasakan manfaat dari bendungan tersebut.
Bendungan itu hanya dapat mengairi beberapa tempat yang terletak lebih rendah. Seperti Salebbo, Taraweang, dan Labakkang.
“Selama ini kita di Desa Tabo-tabo tidak pernah dapat air dari Bendungan Tabo-tabo, karena di sini memang tinggi. Jadi tidak bisa naik airnya. Namanya memang Bendungan Tabo-tabo, tapi warga di sini tidak dapat airnya,” kata Syarif, warga Desa Tabo-tabo di sela-sela tatap muka tim kampanye pasangan calon nomor urut 4, Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi), Minggu (18/10/2020).
Kesulitan air bersih sangat dirasakan warga pada musim kemarau. Warga yang tidak memiliki sumber air bersih, terpaksa membeli air galon untuk kebutuhan sehari-hari.
“Biasa mandi pakai air galon. Satu galon dibeli Rp5 ribu. Jadi itu dipakai. Dibeli sesuai kebutuhan minum sama mandi. Mulaimi itu dari bulan tiga (Maret) sampai Oktober itu yang susah,” ungkap Syarif.
Namun, lanjut dia, beberapa waktu lalu warga desa mendapatkan sumber air baru yang berada Cangkoleng Bacuaping.
“Sekitar seminggu lalu baru didapat sumber air di sana, kira-kira 5 Kilometer (Km) dari sini. Itu maunya dibuatkan penampungan di atasnya, biar dari ketinggian langsung mengalir ke sini karena memang sumber airnya agak ke bawah. Mudah-mudahan paslon nomor urut 4 Anir-Lutfi bisa wujudkan bagi warga di sini. Apalagi, saya lihat program prioritasnya sangat merakyat sekali,” harapnya.