search
  • facebook
  • twitter
  • instagram

Tutup Debat, Tahfidz Tegaskan Maros Bukan Milik Kelompok Penguasa

doelbeckz - Pluz.id Jumat, 27 November 2020 23:00
DEBAT PUBLIK. Tajerimin-Havid menjawab pertanyaan paslon lain saat debat kedua Pilkada Maros 2020, Jumat (27/11/2020). foto: istimewa
DEBAT PUBLIK. Tajerimin-Havid menjawab pertanyaan paslon lain saat debat kedua Pilkada Maros 2020, Jumat (27/11/2020). foto: istimewa

Pada debat terakhir Pilkada Maros 2020, Tajerimin-Havid memang fokus bicara hal yang faktual saja. Soal bagaimana cara meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita mau yang nyata. Bukan yang mengawang-awang,” tutur Tajerimin.

Tak kalah menarik saat pernyataan penutup debat. Tajerimin menggarisbawahi bahwa masyarakat tidak hanya butuh pemimpin yang mau bekerja, namun juga pemimpin yang datang dengan niat baik.

“Kepedulian untuk rakyat kecil. Karena Maros untuk semua. Bukan untuk golongan tertentu, apalagi untuk kepentingan kelompok penguasa,” ucapnya.

Soal kontestasi, Tajerimin menyebut bahwa kalah menang hal biasa. Namun jika Tahfidz yang diamanahkan jadi kepala daerah, pasangan ini siap merangkul kubu nomor 2 dan 3.

Mengomentari hal itu, Aldy menuturkan bahwa Tahfidz membuktikan slogan Maros untuk Semua. Sebab programnya digagas untuk seluruh kalangan. Kaum milenial dan perempuan juga menjadi episentrum dalam mewujudkan poin visi misi Tahfidz.

Debat tersebut digelar di Claro Hotel, Makassar. Membahas 11 sub tema. Diantaranya mengenai pendidikan, sosial dan budaya, efektivitas penegakan hukum, serta kebijakan penanganan, pengendalian, dan pencegahan Covid-19. (***)

Halaman

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya


To top