PLUZ.ID, PALU – Pasca pembakaran rumah dan pembantaian di Desa Lembang Tongoa, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulteng, Jumat (27/11/2020) lalu, kini dibangun kembali.
Kapolda Sulteng, Irjen Pol Drs Abdul Rakhman Baso SH, ambil bagian bergabung dengan anggota TNI/Polri untuk membangun kembali keenam rumah warga yang dibakar separatis yang diduga Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang dipimpin Ali Kalora.
Rakhman Baso terlihat serius mengangkat material bangunan, seperti balok kayu papan, dan atap, Kamis (3/12/2020).
“Seorang prajurit tetap berada di tengah tengah masyarakat, baik dalam kondisi susah maupun kondisi senang, karena Polisi itu adalah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Apalagi, dalam situasi seperti ini,” jelas Jenderal Rambo, sapaan akrab Abdul Rakhman Baso.
Sebelumnya, Kapolda Sulteng, Irjen Pol Drs Abdul Rakhman Baso SH, silaturahmi kunjungan tokoh lintas agama di kantornya, Senin (30/22/2020) lalu.
Pertemuan ini menyikapi peristiwa tindakan kekerasan secara sadis terhadap empat warga Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulteng, Jumat (27/11/2020) lalu.
Tokoh lintas agama dipimpin Ketua FKUB Sulteng Profesor H Zaenal Abidin Phd diterima Kapolda Sulteng di ruang kerjanya. Selain untuk bersilaturahmi dan memberikan dukungan upaya yang telah diambil Polda Sulteng, tokoh lintas agama juga menyerahkan pernyataan sikap bersama Persatuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injil Indonesia (PGLII), Forum Umat Kristen (FUKRI) Sulteng, dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Sulteng. (***)